

Bandung Barat – Karang Taruna Kabupaten Bandung Barat menggelar kegiatan lanjutan Kick Off Karang Taruna Nasional yang dirangkaikan dengan Bulan Bakti serta peringatan Hari Ulang Tahun Karang Taruna ke-65. Kegiatan tersebut berlangsung selama dua hari, Sabtu–Minggu (20–21 Desember 2025), bertempat di Lapangan Desa Bojong Haleuang, Kecamatan Saguling, Kabupaten Bandung Barat.
Acara ini dihadiri oleh perwakilan Karang Taruna dari 16 kecamatan se-Kabupaten Bandung Barat, unsur pemerintah daerah, serta berbagai pihak terkait. Kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari Kick Off Karang Taruna Nasional yang sebelumnya telah dilaksanakan secara nasional pada November 2025 dan baru terealisasi di Bandung Barat pada bulan Desember.
Dalam sambutannya, PJS Ketua Karang Taruna Kabupaten Bandung Barat, Abdulrohman Sidiq, menyampaikan bahwa kegiatan yang berlangsung selama dua hari ini mengusung tema “Bagaimana Pemuda Bisa Bergerak Berdaya dan Mewujudkan Pembangunan di Wilayah Kabupaten Bandung Barat.” Tema tersebut menegaskan peran strategis pemuda sebagai mitra pemerintah dalam pembangunan sosial dan pemberdayaan masyarakat.
“Rangkaian acara hari ini hingga besok merupakan kegiatan lanjutan dari Kick Off Karang Taruna Nasional. Walaupun pelaksanaannya di Bandung Barat baru dilakukan bulan Desember, semangat dan tujuannya tetap sama, yaitu menggerakkan pemuda agar lebih berdaya dan berkontribusi nyata bagi masyarakat,” ujar Abdulrohman.
Ia menjelaskan, meskipun tingkat pendaftaran peserta baru mencapai sekitar 40–50 persen, seluruh Karang Taruna kecamatan telah mengonfirmasi kehadiran. Total peserta yang direncanakan mencapai sekitar 400 orang, belum termasuk tamu undangan dari berbagai instansi dan mitra Karang Taruna.
Pembukaan acara dilaksanakan pada pukul 13.00 WIB dan dihadiri oleh perwakilan sejumlah perangkat daerah, di antaranya unsur Dinas Pemuda dan Pemberdayaan Masyarakat, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil), Dinas Kesehatan, serta Dinas Sosial yang berperan sebagai pembina Karang Taruna.
Sebagian besar rangkaian kegiatan, sekitar 60 persen, difokuskan pada aksi sosial. Kegiatan tersebut meliputi pembagian karpet masjid, penyaluran Al-Qur’an ke pesantren, bantuan cat dan semen untuk pembangunan masjid, serta santunan kepada satu anak yatim dan 28 orang dhuafa. Selain itu, kegiatan kemanusiaan juga melibatkan sekitar 30 peserta aktif. Seluruh bantuan tersebut bersumber dari dana hibah Kabupaten Bandung Barat.
Ketua Panitia Kegiatan, Hari Hartono, menambahkan bahwa selain kegiatan sosial, acara ini juga menitikberatkan pada peningkatan kapasitas pemuda. Salah satu agenda yang digelar adalah lomba cerdas cermat antar Karang Taruna kecamatan sebagai upaya meningkatkan wawasan, solidaritas, dan daya saing pemuda.
“Pada hari kedua, Minggu (21 Desember), seluruh peserta akan mengikuti kegiatan outing dengan mengelilingi wilayah sekitar untuk melakukan aksi pemungutan sampah menggunakan trash bag. Ini menjadi bentuk kepedulian pemuda terhadap kebersihan dan kelestarian lingkungan,” jelas Hari.
Selain itu, panitia juga memberikan penghargaan kepada dinas-dinas serta pihak-pihak yang selama ini aktif bekerja sama dan mendukung program Karang Taruna. Penghargaan khusus turut diberikan kepada Kepala Desa Karangsari selaku tuan rumah yang dinilai telah menunjukkan komitmen dan semangat tinggi dalam menyukseskan acara.
Kegiatan ini juga menghadirkan berbagai layanan publik bagi masyarakat setempat, seperti perekaman e-KTP, pembuatan akta kelahiran dan kartu keluarga oleh Disdukcapil, serta pemeriksaan kesehatan gratis yang disediakan oleh Dinas Kesehatan. Layanan tersebut mendapat antusiasme tinggi dari warga sekitar.
Hari Hartono menjelaskan bahwa rangkaian kegiatan ini juga merupakan bagian dari peringatan Hari Karang Taruna ke-65 yang sebelumnya telah dilaksanakan pada 26 September 2025 di Desa Nyalindung.

Terkait kepemimpinan Karang Taruna Kabupaten Bandung Barat ke depan, Abdulrohman Sidiq menyampaikan bahwa proses pergantian kepemimpinan akan dibahas melalui rapat pleno pengurus terbatas pada Januari 2026. Rapat tersebut akan menentukan apakah kepemimpinan akan dilanjutkan melalui penunjukan Pelaksana Tugas (PLT) atau melalui penyelenggaraan Temu Karya Luar Biasa untuk memilih ketua definitif.
Ia juga menjelaskan bahwa kriteria calon Ketua Karang Taruna Kabupaten Bandung Barat antara lain pernah menjadi pengurus tingkat kabupaten minimal satu periode atau pernah menjabat sebagai Ketua Karang Taruna tingkat kecamatan.
Sebagai bagian dari upaya pembinaan dan pemetaan potensi Karang Taruna desa, sejak Juni hingga Juli 2025 pihaknya telah melakukan kunjungan ke desa-desa di seluruh wilayah Kabupaten Bandung Barat. Melalui kegiatan tersebut, Karang Taruna desa diklasifikasikan ke dalam kategori tumbuh, berkembang, maju, dan percontohan.
“Tujuan utama dari kegiatan ini adalah memberikan motivasi kepada desa-desa yang selama ini kurang memberikan perhatian terhadap Karang Taruna, sekaligus mendorong peran aktif pemuda untuk bersinergi dengan pemerintah desa,” tambahnya.
Menutup kegiatan, Hari Hartono berharap seluruh rangkaian acara dapat berjalan dengan lancar dan memberikan dampak positif bagi pemuda dan masyarakat.
“Dengan pergerakan yang kita lakukan saat ini, mudah-mudahan Karang Taruna Kabupaten Bandung Barat bisa kembali ke arah yang benar, bahkan lebih maju dari sebelumnya. Semoga kegiatan hari ini dan besok berjalan lancar dan sukses.
Budi jabrig
Editor bjnews media com
