Tim Monitoring Kecamatan Ngamprah Laksanakan Mone di Desa Tanimulya


Bandung Barat – Pemerintah Desa Tanimulya, Kecamatan Ngamprah, Kabupaten Bandung Barat, menerima kunjungan Tim Monitoring dan Evaluasi (Monev) Kecamatan Ngamprah dalam rangka pelaksanaan monitoring kegiatan pemerintahan desa tahun anggaran 2025. Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Selasa, 27 Januari 2026, bertempat di ruang rapat lantai atas Kantor Desa Tanimulya.

Kepala Desa Tanimulya, Omin Efendi, S.Sos, menjelaskan bahwa monitoring dan evaluasi ini merupakan jadwal kedua yang dilaksanakan oleh pihak kecamatan di wilayah Kecamatan Ngamprah. Kegiatan ini dilakukan sebagai tahapan awal sebelum nantinya Inspektorat Kabupaten turun langsung untuk melaksanakan audit ke seluruh desa.

Monitoring dari kecamatan ini menjadi bagian penting dalam memastikan seluruh kegiatan desa berjalan sesuai aturan dan perencanaan, sebelum nantinya dilakukan audit oleh Inspektorat,” ujar Omin Efendi.
Lebih lanjut, Omin menyampaikan bahwa pelaksanaan monev ini difokuskan pada pemeriksaan dan pengecekan seluruh kegiatan desa yang dilaksanakan selama tahun 2025, baik dari sisi administrasi maupun realisasi kegiatan di lapangan, termasuk bidang pembangunan dan pemberdayaan masyarakat.

Menurut Omin, sejak dirinya dilantik sebagai Kepala Desa Tanimulya pada bulan Juli 2025, seluruh program pembangunan yang telah direncanakan hingga Desember 2025 dapat diselesaikan dengan baik. Tidak hanya pembangunan fisik, kegiatan pemberdayaan masyarakat juga telah dilaksanakan sesuai dengan rencana kerja pemerintah desa.
“Alhamdulillah, sejak saya dilantik bulan Juli sampai Desember 2025, seluruh kegiatan pembangunan dapat diselesaikan. Begitu juga dengan kegiatan pemberdayaan masyarakat, semuanya sudah dilaksanakan,” ungkapnya.

Dalam kesempatan tersebut, Omin juga menyampaikan harapan dan rencana Pemerintah Desa Tanimulya untuk tahun anggaran 2026. Ia mengakui bahwa sebagian Dana Desa akan dialokasikan untuk pembangunan Gerai Koperasi Merah Putih, sehingga desa hanya menerima sekitar Rp373 juta dana desa. Namun demikian, hal tersebut tidak menjadi hambatan bagi pemerintah desa untuk terus melaksanakan pembangunan.
“Walaupun Dana Desa sebagian dialokasikan untuk pembangunan Gerai Koperasi Merah Putih, dan desa hanya menerima sekitar Rp373 juta, bagi kami itu bukan menjadi halangan. Kami tetap menatap pembangunan harus terus berjalan, karena masih ada dukungan alokasi dari pemerintah kabupaten,” tegas Omin.

Kegiatan monitoring dan evaluasi ini diharapkan dapat menjadi bahan evaluasi bersama antara pemerintah desa dan pihak kecamatan, sekaligus meningkatkan transparansi, akuntabilitas, serta kualitas pelaksanaan program pembangunan dan pemberdayaan masyarakat di Desa Tanimulya ke depannya.

Budi jabrig

Editor bjnews media com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Dapatkan info menarik seputar Kabupaten Bandung Barat

X