“Kesalahpahaman Antara Pengguna jalan Berujung Insiden Saat Ambulans Bertugas Bawa pasien Ke rumah sakit,


Bandung Barat – Sebuah kesalahpahaman di jalan raya berujung pada peristiwa penganiayaan terhadap seorang driver ambulans Desa Cirawamekar, Kecamatan Cipatat, Kabupaten Bandung Barat, saat tengah menjalankan tugas kemanusiaan mengantarkan pasien ke rumah sakit. Peristiwa tersebut kini telah ditangani oleh pihak kepolisian.
Korban diketahui bernama AW, driver ambulans Desa Cirawamekar. Sementara itu, pihak yang diduga terlibat dalam insiden tersebut adalah AT, pengemudi kendaraan roda empat milik pribadi. Akibat kejadian tersebut, korban mengalami rasa sakit pada bagian wajah dan dada akibat pukulan yang diterimanya.

Peristiwa ini terjadi pada Sabtu, 07 Februari 2026, sekitar pukul 13.00 WIB, di wilayah Desa Cirawamekar, Kecamatan Cipatat, Kabupaten Bandung Barat. Terduga pelaku AT diketahui berdomisili di Kampung Cimerang, Desa Citatah, Kecamatan Cipatat.
Berdasarkan keterangan korban, kejadian bermula saat ambulans yang dikemudikannya sedang membawa pasien menuju rumah sakit. Di tengah perjalanan, ambulans berpapasan dengan sebuah mobil pribadi di ruas jalan yang sempit, sehingga salah satu kendaraan harus mengalah untuk memberi jalan.

Dalam situasi tersebut, terjadi kesalahpahaman antara kedua belah pihak. Pengemudi mobil pribadi menolak untuk mengalah, sementara pihak ambulans berupaya menjaga keselamatan pasien yang sedang diangkut. Demi menghindari hambatan lebih lanjut, ambulans akhirnya memilih untuk mundur dan mencari tempat menepi.
Setelah itu, AW turun dari ambulans dengan maksud memberikan penjelasan bahwa dirinya sedang membawa pasien serta menyampaikan bahwa ambulans yang membawa pasien atau jenazah memiliki prioritas di jalan raya sesuai ketentuan yang berlaku. Namun, penjelasan tersebut tidak diterima dengan baik, dan kesalahpahaman tersebut berujung pada tindakan pemukulan terhadap korban.

Pasca kejadian, korban AW segera melaporkan peristiwa tersebut ke Polsek Cipatat, didampingi oleh rekan-rekan dari Persatuan Driver Ambulans Kabupaten Bandung Barat, Kota Cimahi, dan Kabupaten Cianjur.
Menindaklanjuti laporan tersebut, Kapolsek Cipatat Kompol Iwan Setiawan, S.H., M.H., CPHR, bergerak cepat dengan mendatangi kediaman terduga pelaku AT untuk melakukan penjemputan. Namun, saat didatangi, yang bersangkutan tidak berada di rumah.

Berdasarkan keterangan pihak keluarga dan atasan terduga pelaku, AT diketahui sedang berada di luar daerah untuk mengantarkan anak atasannya ke wilayah Bekasi. Pihak keluarga dan atasan menyatakan kesediaannya untuk mengantarkan AT ke Polsek Cipatat setelah kembali, guna menjalani proses hukum sesuai ketentuan yang berlaku.
Kapolsek Cipatat dalam keterangannya berharap agar kejadian serupa tidak kembali terulang. Ia juga mengimbau masyarakat untuk saling menahan diri serta mengutamakan komunikasi yang baik di jalan raya, terutama ketika berhadapan dengan kendaraan darurat seperti ambulans yang sedang menjalankan tugas kemanusiaan.

Penulis/ peliputan
Nanang Suhandar

Editor bjnews media com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Dapatkan info menarik seputar Kabupaten Bandung Barat

X