Pemerintah Kecamatan Batujajar Perkuat Sinergi dan Partisipasi Publik dalam Musrenbang RKPD 2027

bjnews media com –Pemerintah Kecamatan Batujajar, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat, kembali menegaskan komitmennya dalam mewujudkan perencanaan pembangunan yang partisipatif, transparan, dan berbasis kebutuhan masyarakat melalui pelaksanaan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun 2027 tingkat kecamatan.
Kegiatan strategis tersebut dilaksanakan di wilayah Kecamatan Batujajar, Kabupaten Bandung Barat, dan dihadiri oleh berbagai unsur pemangku kepentingan mulai dari perangkat daerah, unsur TNI/Polri, kepala desa, tenaga kesehatan, tokoh masyarakat, organisasi kepemudaan, hingga perwakilan lembaga kemasyarakatan.
Forum ini menjadi bagian penting dalam sistem perencanaan pembangunan daerah di Kabupaten Bandung Barat, sebagai tahapan penyusunan RKPD Tahun 2027 yang akan menjadi dasar arah kebijakan dan prioritas pembangunan daerah.
Komitmen Perencanaan yang Inklusif dan Terukur
Pelaksana Tugas (Plt) Camat Batujajar, Agus Achmad Setiawan, dalam sambutannya menyampaikan bahwa Musrenbang bukan sekadar agenda tahunan yang bersifat administratif, melainkan forum strategis untuk menyelaraskan aspirasi masyarakat dengan kebijakan pembangunan pemerintah daerah.
Menurutnya, perencanaan pembangunan yang baik harus disusun secara terukur, realistis, dan memiliki dampak nyata terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat.
“Musrenbang adalah ruang dialog terbuka antara pemerintah dan masyarakat. Di sinilah berbagai usulan disaring berdasarkan skala prioritas dan kebutuhan riil di lapangan,” ujarnya.
Tema dan Arah Kebijakan Pembangunan 2027
Musrenbang RKPD 2027 mengusung tema:
“Penguatan Ekonomi dan Daya Saing Daerah dalam Rangka Pemerataan Kesejahteraan Masyarakat.”
Tema ini selaras dengan arah kebijakan pembangunan daerah lima tahunan yang menitikberatkan pada beberapa misi utama, yaitu:
Peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM);
Penguatan ekonomi lokal berbasis potensi wilayah;
Reformasi tata kelola pemerintahan yang bersih dan akuntabel;
Percepatan pembangunan infrastruktur;
Perlindungan lingkungan hidup;
Penguatan budaya dan harmonisasi sosial masyarakat.
Melalui enam misi tersebut, pemerintah daerah berupaya menciptakan pembangunan yang merata dan berkeadilan di seluruh wilayah kecamatan.
Fokus Prioritas Pembangunan
Dalam forum Musrenbang tersebut, sejumlah sektor strategis menjadi fokus pembahasan, di antaranya:
Peningkatan kualitas SDM, termasuk percepatan penurunan angka stunting dan peningkatan layanan kesehatan dasar;
Penguatan ekonomi masyarakat, melalui pengembangan UMKM, pemberdayaan ekonomi kreatif, dan penguatan ketahanan pangan;
Peningkatan kualitas pelayanan publik, melalui transformasi digital guna menciptakan layanan yang cepat, efisien, dan akuntabel;
Peningkatan infrastruktur wilayah, guna menunjang konektivitas dan pertumbuhan ekonomi lokal.
Pemerintah kecamatan menegaskan bahwa setiap usulan program harus disusun berdasarkan skala prioritas dan kebutuhan nyata masyarakat, bukan semata-mata kepentingan sektoral.
Sinergi Jadi Kunci Keberhasilan
Keberhasilan pembangunan daerah, menurut pemerintah kecamatan, sangat bergantung pada sinergi antara pemerintah dan masyarakat. Partisipasi aktif seluruh elemen menjadi faktor kunci agar setiap program yang direncanakan dapat berjalan tepat sasaran dan berkelanjutan.
Musrenbang juga menjadi ruang evaluasi terhadap capaian pembangunan sebelumnya sekaligus wadah menyusun strategi yang lebih efektif untuk menghadapi tantangan pembangunan di tahun 2027 mendatang.
Dengan dilaksanakannya Musrenbang RKPD 2027 tingkat Kecamatan Batujajar, pemerintah berharap seluruh usulan prioritas yang telah dirumuskan dapat menjadi dasar penyusunan kebijakan pembangunan yang inklusif, berdaya saing, dan mampu mempercepat peningkatan kualitas hidup masyarakat.
Budi jabrig
Editor bjnews media com
