Reses Masa Sidang II Tahun Sidang II DPRD Kabupaten Bandung Barat: Asep Miftah Sopian Serap Aspirasi Infrastruktur dan UMKM di Dapil I

bjnews media com — 9 Maret 2026
Kabupaten Bandung Barat — Anggota DPRD Kabupaten Bandung Barat, Asep Miftah Sopian, S.Ag, melaksanakan kegiatan reses Masa Sidang II Tahun Sidang II di sejumlah titik wilayah Daerah Pemilihan (Dapil) I. Kegiatan ini menjadi momentum penting bagi masyarakat untuk menyampaikan berbagai aspirasi, khususnya terkait pembangunan infrastruktur serta penguatan sektor Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).
Dalam pertemuan bersama warga, tokoh masyarakat, serta pelaku usaha kecil, Asep Miftah Sopian menegaskan bahwa kegiatan reses merupakan bagian dari tugas konstitusional anggota dewan untuk menyerap, menampung, dan memperjuangkan aspirasi masyarakat agar dapat masuk ke dalam program pembangunan pemerintah daerah.
Menurutnya, dari berbagai aspirasi yang disampaikan masyarakat di beberapa titik reses, isu pembangunan infrastruktur dan penguatan ekonomi masyarakat melalui UMKM menjadi perhatian utama.
“Setelah menjaring aspirasi dari beberapa titik di Dapil I, saya akan berusaha memilih dan memprioritaskan aspirasi yang benar-benar menjadi kebutuhan masyarakat. Salah satunya adalah terkait penguatan UMKM, karena usaha ekonomi masyarakat kecil ini berpotensi menjadi role model dalam memperkuat ketahanan ekonomi di setiap wilayah,” ujar Asep Miftah Sopian.
Ia menilai, apabila pengembangan UMKM dilakukan secara serius dan terarah di setiap daerah, maka sektor tersebut dapat menjadi penopang utama ekonomi masyarakat, terutama dalam menghadapi tantangan ekonomi ke depan. UMKM juga dinilai mampu membuka lapangan pekerjaan serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara langsung.
Selain sektor ekonomi, persoalan infrastruktur juga menjadi keluhan yang banyak disampaikan warga dalam kegiatan reses tersebut. Berbagai usulan yang muncul antara lain perbaikan jalan lingkungan, pembangunan saluran drainase, peningkatan akses jalan antarwilayah, hingga pembangunan fasilitas umum yang menunjang aktivitas masyarakat.
Asep menegaskan bahwa seluruh aspirasi tersebut akan menjadi bahan perjuangan dalam pembahasan program pembangunan daerah bersama pemerintah Kabupaten Bandung Barat.
“Forum reses ini sangat penting karena menjadi sarana bagi masyarakat untuk menyampaikan langsung apa yang menjadi kebutuhan mereka. Aspirasi yang disampaikan akan kami perjuangkan agar dapat masuk dalam program-program pemerintah daerah,” katanya.
Lebih lanjut, ia juga menyoroti pentingnya partisipasi aktif masyarakat dalam proses pembangunan daerah, terutama dalam era otonomi daerah saat ini. Menurutnya, konsep otonomi daerah memberikan ruang yang luas bagi masyarakat untuk terlibat dalam menentukan arah pembangunan di wilayahnya.
Ia menjelaskan bahwa dalam prinsip otonomi daerah dikenal istilah local discretion atau diskresi lokal, yaitu kewenangan pemerintah daerah untuk mengambil kebijakan pembangunan berdasarkan kebutuhan riil masyarakat di daerah tersebut.

“Otonomi daerah pada dasarnya menekankan bahwa pembangunan harus berbasis pada aspirasi dan kebutuhan masyarakat. Masyarakatlah yang paling mengetahui apa yang menjadi kekurangan dan kebutuhan di lingkungannya. Oleh karena itu, pemerintah harus hadir membangun berdasarkan aspirasi tersebut,” jelasnya.
Asep juga berharap masyarakat dapat lebih proaktif dan peka terhadap kondisi lingkungan sekitarnya, sehingga ketika ada forum penjaringan aspirasi seperti reses DPRD maupun Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang), masyarakat sudah memiliki usulan program yang jelas dan terarah.
“Saya berharap masyarakat lebih proaktif dalam menyampaikan aspirasinya. Ketika ada forum reses atau musrenbang, masyarakat sudah siap dengan usulan program yang memang dibutuhkan di wilayahnya,” tambahnya.
Menurutnya, keberhasilan pembangunan daerah tidak hanya bergantung pada pemerintah dan DPRD, tetapi juga membutuhkan partisipasi aktif masyarakat dalam menyampaikan kebutuhan dan mengawal program pembangunan.
Sebagai wakil rakyat dari Dapil I, Asep Miftah Sopian menegaskan komitmennya untuk terus memperjuangkan aspirasi masyarakat, baik dalam sektor pembangunan infrastruktur maupun penguatan ekonomi masyarakat melalui UMKM.
Ia juga memastikan bahwa seluruh aspirasi yang dihimpun dalam kegiatan reses ini akan dibawa dalam pembahasan bersama pemerintah daerah agar dapat menjadi bagian dari program pembangunan Kabupaten Bandung Barat ke depan.
“Forum reses ini akan saya manfaatkan semaksimal mungkin untuk menjaring aspirasi masyarakat. Program-program yang akan saya perjuangkan di pemerintah daerah nanti adalah program-program yang memang diusulkan langsung oleh masyarakat,” tegasnya.
Dengan adanya kegiatan reses ini, diharapkan terjalin komunikasi yang lebih kuat antara masyarakat dengan wakil rakyat, sehingga proses pembangunan di Kabupaten Bandung Barat dapat berjalan lebih efektif, tepat sasaran, dan benar-benar sesuai dengan kebutuhan masyarakat di daerah.
Kalau kamu mau, saya juga bisa bantu:
membuat versi berita media online (gaya portal berita)
versi lebih tajam seperti rilis pers DPRD
atau dipendekkan untuk caption media sosial.
Budi jabrig
Editor bjnews media com
