“Cegah stunting dengan Gebyar makanan ikan”

Desa Tanjungwangi Gelar Program “Cegah Stunting dengan Gebyar Makan Ikan” untuk Tingkatkan Gizi Anak

Kabupaten Bandung Barat 25 September 2025– Pemerintah Desa Tanjungwangi, Kecamatan Cihampelas, Kabupaten Bandung Barat, Provinsi Jawa Barat, menggelar program inovatif bertajuk “Cegah Stunting dengan Gebyar Makan Ikan” sebagai langkah nyata dalam meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya gizi seimbang, khususnya melalui konsumsi ikan sebagai sumber protein hewani yang berkualitas tinggi.

Kegiatan ini dilaksanakan sebagai bagian dari upaya strategis desa dalam mencegah dan menurunkan angka stunting di kalangan balita dan anak-anak. Selain itu, program ini juga bertujuan untuk memperkuat pemahaman masyarakat terhadap manfaat konsumsi ikan sebagai makanan bergizi tinggi yang sangat berperan dalam mendukung pertumbuhan dan perkembangan anak secara optimal.

Dalam sambutannya, Kepala Desa Tanjungwangi menyampaikan bahwa stunting merupakan salah satu masalah kesehatan yang harus dihadapi bersama, dan langkah pencegahan harus dimulai dari tingkat desa.
“Melalui kegiatan ini, kami ingin mengajak masyarakat untuk lebih sadar akan pentingnya asupan gizi yang baik, terutama bagi anak-anak dalam masa pertumbuhan. Konsumsi ikan secara rutin bisa menjadi solusi sederhana namun sangat efektif dalam mencegah stunting,” ujarnya.

Lebih lanjut, ia menyampaikan harapan agar program seperti ini tidak hanya menjadi acara seremonial, tetapi menjadi kebiasaan masyarakat dalam kehidupan sehari-hari.

Acara “Gebyar Makan Ikan” diisi dengan berbagai kegiatan edukatif dan interaktif, seperti:

  • Pemberian makan ikan gratis kepada anak-anak balita dan pelajar
  • Penyuluhan gizi oleh tenaga kesehatan dan kader posyandu
  • Sosialisasi manfaat protein hewani dalam pertumbuhan anak
  • Lomba mewarnai dan edukasi seputar makanan sehat untuk anak
  • Pembagian paket makanan bergizi untuk keluarga yang memiliki anak berisiko stunting

Kegiatan ini mendapat sambutan hangat dari masyarakat Desa Tanjungwangi. Para orang tua terlihat antusias mengikuti penyuluhan dan mendampingi anak-anak mereka saat menikmati berbagai olahan ikan yang disediakan oleh panitia. Selain itu, para kader posyandu, tenaga medis, dan perangkat desa turut ambil bagian dalam pelaksanaan kegiatan tersebut.

Program ini tidak hanya melibatkan Pemerintah Desa dan kader kesehatan, tetapi juga didukung oleh pihak kecamatan, Puskesmas, serta Dinas Kesehatan Kabupaten Bandung Barat. Kolaborasi lintas sektor ini menunjukkan komitmen bersama dalam mengatasi masalah stunting yang masih menjadi tantangan nasional, terutama di wilayah pedesaan.

Perwakilan dari Dinas Kesehatan yang hadir dalam kegiatan tersebut mengapresiasi inisiatif Desa Tanjungwangi.
“Program seperti ini harus terus didorong dan direplikasi di desa-desa lain. Ikan adalah sumber protein yang sangat baik, mudah diakses, dan bisa dimanfaatkan untuk meningkatkan status gizi anak-anak di desa,” ungkapnya.

Melalui “Gebyar Makan Ikan”, diharapkan terjadi perubahan nyata dalam pola konsumsi masyarakat, khususnya dalam menyediakan makanan bergizi untuk keluarga. Dengan meningkatnya kesadaran tentang pentingnya protein hewani dan gizi seimbang, angka stunting di Desa Tanjungwangi diharapkan menurun secara signifikan dalam beberapa tahun ke depan.

Program ini diharapkan tidak berhenti pada satu kegiatan saja, melainkan menjadi agenda rutin yang dibarengi dengan edukasi dan pemantauan perkembangan gizi anak secara berkala.


Liputan: A.ABR

Editor bjnews media com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Dapatkan info menarik seputar Kabupaten Bandung Barat

X