“Nyaah ka Indung :Menebar kasih , Menguatkan Silaturahmi,dan menghargai peran Ibu,

DWP Kabupaten Bandung Barat Gelar Bhakti Sosial “Nyaah Ka Indung”: Wujud Kasih Sayang dan Apresiasi untuk Para Ibu

Bandung barat 29-oktober 2025.Dalam rangka memperingati peran penting ibu dalam keluarga dan masyarakat, Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kabupaten Bandung Barat (KBB) menggelar kegiatan bhakti sosial bertajuk “Nyaah Ka Indung” (Sayang Kepada Ibu). Acara yang sarat makna ini berlangsung di Gedung Olahraga (GOR) Desa Pasirhalang, Kecamatan Cisarua, pada Rabu (tanggal kegiatan), dan dihadiri oleh ratusan peserta dari berbagai unsur masyarakat.

Kegiatan ini bertujuan untuk mempererat tali silaturahmi antar anggota DWP, pemerintah daerah, serta masyarakat, khususnya para ibu di wilayah Bandung Barat. Tema “Nyaah Ka Indung” diangkat sebagai bentuk penghormatan dan apresiasi terhadap jasa serta peran ibu yang tidak ternilai dalam kehidupan keluarga, sosial, maupun pembangunan daerah.

Acara bhakti sosial ini dihadiri oleh sejumlah tokoh penting, di antaranya Kepala Desa (Kades) Cisarua beserta istri, Camat Plt. Cisarua beserta istri, serta perwakilan dari unsur Dharma Wanita Persatuan dari berbagai kecamatan di KBB.

Kehadiran mereka disambut hangat oleh masyarakat Desa Pasirhalang. Para ibu yang hadir tampak antusias mengikuti rangkaian kegiatan, mulai dari sambutan, penyerahan bantuan sosial, hingga sesi kebersamaan dan hiburan yang menciptakan suasana kekeluargaan dan penuh kehangatan.

Dalam sambutannya, Ketua Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Bandung Barat menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan wujud nyata kepedulian sosial DWP terhadap masyarakat, terutama para ibu yang memiliki peran luar biasa dalam menjaga keutuhan keluarga dan membentuk karakter generasi muda.

Kegiatan ‘Nyaah Ka Indung’ ini bukan hanya sekadar acara seremonial, tetapi panggilan hati untuk berbagi kasih sayang kepada para ibu. Kami ingin mengingatkan semua pihak bahwa ibu adalah tiang keluarga, yang perlu terus kita hormati, kita sayangi, dan kita dukung,” ujar Ketua DWP KBB.

Beliau juga berharap kegiatan seperti ini dapat menjadi inspirasi dan contoh nyata bahwa organisasi perempuan memiliki kontribusi besar dalam pembangunan sosial dan kesejahteraan masyarakat.

Kepala Desa Cisarua dalam kesempatan yang sama memberikan apresiasi tinggi atas terselenggaranya kegiatan sosial tersebut. Menurutnya, acara ini tidak hanya mempererat hubungan antara DWP dengan masyarakat, tetapi juga memberikan nilai moral yang kuat tentang pentingnya kasih sayang terhadap orang tua, khususnya ibu.

Kami sangat berterima kasih kepada Dharma Wanita Persatuan KBB yang telah memilih Desa Pasirhalang sebagai lokasi kegiatan. Semoga acara seperti ini dapat terus berlanjut dan membawa manfaat bagi warga kami,” ungkapnya.

Sementara itu, Camat Plt. Cisarua juga menegaskan pentingnya peran ibu dalam kehidupan sosial dan pembangunan daerah.

Perhatian kepada ibu tidak boleh berhenti pada momen tertentu saja. Semangat ‘Nyaah Ka Indung’ harus kita jaga dan kita terapkan dalam kehidupan sehari-hari. Ibu adalah madrasah pertama bagi anak-anak kita,” ujar Camat Plt. Cisarua dalam sambutannya.

Selain kegiatan seremoni, acara “Nyaah Ka Indung” juga diisi dengan berbagai kegiatan sosial seperti pembagian paket sembako, pemeriksaan kesehatan gratis, serta pemberian santunan kepada ibu-ibu lanjut usia.

Suasana hangat terasa ketika para ibu menerima perhatian dan bantuan tersebut. Banyak di antara mereka yang mengungkapkan rasa haru dan bahagia atas kepedulian yang ditunjukkan oleh Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Bandung Barat.

Kami merasa sangat diperhatikan. Terima kasih kepada Ibu-ibu DWP yang telah datang ke desa kami. Semoga kegiatan seperti ini tidak berhenti di sini saja,” ujar salah satu warga, Ibu Imah (58), dengan mata berkaca-kaca.

Melalui kegiatan ini, DWP KBB ingin menanamkan kembali nilai-nilai luhur dalam budaya Sunda, yaitu “nyaah” (kasih sayang) dan “silih asih, silih asah, silih asuh” — saling mencintai, saling mengingatkan, dan saling mendukung antar sesama.

Kegiatan “Nyaah Ka Indung” diharapkan tidak hanya menjadi agenda tahunan, tetapi juga menjadi gerakan sosial berkelanjutan yang mendorong partisipasi aktif masyarakat dalam memperkuat solidaritas sosial dan memperhatikan kesejahteraan kaum ibu di seluruh pelosok Bandung Barat.

Dengan suksesnya pelaksanaan kegiatan ini, Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Bandung Barat menegaskan komitmennya untuk terus berperan aktif dalam meningkatkan kesejahteraan keluarga dan masyarakat melalui berbagai program sosial, pendidikan, dan pemberdayaan perempuan.

Kami ingin DWP KBB tidak hanya dikenal sebagai organisasi pendamping ASN, tetapi juga sebagai mitra masyarakat yang selalu hadir dengan empati, aksi, dan kasih sayang,” tutup Ketua DWP KBB.

Acara ditutup dengan doa bersama dan foto bersama seluruh peserta, yang menandai semangat kebersamaan dan cinta kasih yang menjadi inti dari tema “Nyaah Ka Indung.”

Dengan kegiatan ini, DWP Kabupaten Bandung Barat berhasil menghadirkan makna mendalam tentang pentingnya menghargai dan menyayangi sosok ibu — sebagai sumber cinta, kekuatan, dan inspirasi bagi keluarga dan bangsa.


Reporter: redaksi bjnews media com
Editor: Budi jabrig
Lokasi: GOR Desa Pasirhalang, Kecamatan Cisarua
Tanggal: 29 Oktober 2025


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Dapatkan info menarik seputar Kabupaten Bandung Barat

X