Setelah empat hari baru di temukan keadaannya sudah meninggal dunia


Warga Ciburial Geger, Temukan Pria Meninggal di Rumah Setelah Empat Hari

Bandung Barat, Jumat (31 Oktober 2025) — Warga Kampung Ciburial, Desa Margajaya, Kecamatan Ngamprah, Kabupaten Bandung Barat digegerkan dengan penemuan seorang pria yang sudah meninggal dunia di dalam rumahnya sendiri. Korban diketahui bernama Ahmad Afandi (54), atau akrab disapa Pepen, yang diduga telah meninggal dunia sekitar empat hari sebelum ditemukan pada Jumat siang (31/10/2025).

Peristiwa ini pertama kali diketahui oleh warga sekitar yang merasa curiga karena korban tidak terlihat beraktivitas seperti biasanya. Warga kemudian mendatangi rumah korban yang berada di RT 04 RW 16 Kampung Ciburial, dan mendapati korban sudah dalam kondisi tidak bernyawa .

Mengetahui hal tersebut, pengurus RT dan RW setempat segera menghubungi Bhabinkamtibmas dan Babinsa Desa Margajaya, serta pihak kepolisian dan tim forensik untuk melakukan penanganan lebih lanjut.

Kepala Dusun 3 Desa Margajaya, Ruli, membenarkan adanya kejadian tersebut. Ia mengatakan bahwa korban dikenal sebagai warga yang ramah dan sehari-harinya berjualan di sekitar kampung.

Betul, kami warga RT 04 RW 16 menemukan almarhum sudah tidak bernyawa sudah meninggal. Warga terakhir melihat beliau beberapa hari lalu waktu mau berjualan. Kami atas nama keluarga dan warga menyampaikan permohonan maaf atas segala kesalahan almarhum semasa hidupnya,” ujar Ruli.

Pihak kepolisian dari Polsek Padalarang, yang dipimpin oleh Kapolsek AKP Kusmawan,SH.MH. langsung melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) bersama tim forensik.

Dari hasil pemeriksaan sementara, tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan atau kejanggalan pada tubuh korban. Diduga kuat korban meninggal karena sebab alami. Namun, penyelidikan tetap kami lakukan untuk memastikan penyebab pastinya,” jelas AKP Kusmawan.

Setelah dilakukan pemeriksaan dan penanganan oleh tim forensik, jenazah almarhum Ahmad Afandi (Pepen) langsung dimandikan, disalatkan, dan dimakamkan di makam keluarga Kampung Campaka, Jumat sore (31/10/2025).

Suasana duka menyelimuti prosesi pemakaman. Sejumlah warga dan kerabat turut hadir di pemakaman almarhum yang dikenal sebagai sosok bersahaja

Kami turut berduka cita yang sedalam-dalamnya. Semoga almarhum husnul khatimah dan keluarga yang ditinggalkan diberi ketabahan,” ungkap salah satu warga setempat.

Peristiwa ini menjadi pengingat bagi masyarakat akan pentingnya kepedulian terhadap sesama warga, terutama bagi yang tinggal seorang diri. Aparat desa berharap agar komunikasi dan interaksi antar warga terus dijaga, sehingga jika terjadi hal-hal yang tidak diinginkan dapat segera diketahui dan ditangani.


Budi jabrig

Editor bjnews media com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Dapatkan info menarik seputar Kabupaten Bandung Barat

X