

Workshop Literasi Hukum dan Digital Dorong Perempuan Berdaya untuk Pencegahan KDRT di Batujajar
Bandung Barat, 5 Oktober 2025 — Pemerintah Kecamatan Batujajar, Kabupaten Bandung Barat, menggelar kegiatan Workshop Literasi Hukum dan Digital bertajuk “Mendorong Perempuan Berdaya untuk Pencegahan Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT)”. Acara ini berlangsung di Aula Kecamatan Batujajar pada Rabu (5/10/2025) mulai pukul 09.00 WIB hingga selesai.
Kegiatan tersebut menjadi wadah penting bagi masyarakat, khususnya perempuan, untuk meningkatkan pemahaman mengenai hukum, perlindungan diri, serta pemanfaatan teknologi digital dalam pencegahan KDRT yang masih marak terjadi di lingkungan masyarakat.
Salah satu hal menarik dalam workshop ini adalah sosialisasi alat literasi digital hasil inovasi mahasiswa Telkom University, yang dirancang untuk membantu mendeteksi dan melaporkan potensi kasus KDRT secara cepat dan akurat. Alat ini memanfaatkan teknologi digital untuk memberikan sinyal atau notifikasi ketika terdeteksi adanya tindakan yang berpotensi sebagai kekerasan domestik.

Menurut Dosen Telkom University, Bapak Inung Wijayanto, yang turut hadir dalam kegiatan tersebut, inovasi ini diharapkan mampu menjadi salah satu solusi konkret dalam menekan angka kekerasan di masyarakat.
Dengan adanya alat ini, kasus kekerasan bisa terdeteksi lebih cepat, baik dalam kondisi ringan maupun berat. Kami berharap teknologi ini dapat membantu masyarakat, terutama perempuan, untuk lebih terlindungi,” ujar Inung Wijayanto.
Acara ini dihadiri oleh berbagai unsur masyarakat, di antaranya para kader Posyandu, ibu-ibu penggerak PKK, serta perwakilan kader dari beberapa desa di wilayah Kecamatan Batujajar, yaitu Desa Batujajar Barat, Batujajar Timur, Cangkorah, Giri Asih, Panguban, dan Galanggang. Para ketua kader dari masing-masing desa juga turut hadir dalam kegiatan ini.
Melalui kegiatan ini, diharapkan masyarakat dapat lebih sadar akan pentingnya perlindungan hukum bagi perempuan dan anak, serta mampu memanfaatkan kemajuan teknologi untuk menciptakan lingkungan yang aman dan bebas dari kekerasan.
Harapan kami, dengan adanya literasi hukum dan digital ini, angka KDRT di wilayah Batujajar dapat menurun secara signifikan,” ujar salah satu perwakilan kader PKK Batujajar Timur.
Kegiatan ditutup dengan sesi tanya jawab dan demonstrasi penggunaan alat deteksi digital, yang disambut antusias oleh para peserta. Pemerintah Kecamatan Batujajar berkomitmen untuk terus mendukung program-program pemberdayaan perempuan dan perlindungan masyarakat dari kekerasan.
Budi jabrig
Editor bjnews media com
