Penguatan Kapasitas Komunikasi Kader,PKK sebagai Ujung Tombak Penyampaian Program Pemerintah


Ngamprah – 29/1/2026 bjnews media com –
Fakultas Vokasi Universitas Katolik Parahyangan (UNPAR) Bandung kembali menunjukkan komitmennya dalam pengabdian kepada masyarakat melalui kolaborasi pentahelix bersama Tim Penggerak PKK Kecamatan Ngamprah. Kali ini, kegiatan diwujudkan dalam bentuk Pelatihan Public Speaking yang dilaksanakan pada Rabu, 28 Januari 2026, bertempat di aula desa Sukatani  Kecamatan Ngamprah kabupaten bandung barat


Pelatihan ini diikuti oleh seluruh Ketua Tim Penggerak PKK desa se-Kecamatan Ngamprah beserta jajaran, dengan tujuan meningkatkan kapasitas komunikasi para kader sebagai ujung tombak penyampaian program pemerintah kepada masyarakat.
Camat Ngamprah, Agnes Virganty, S.STP., S.H., M.Si, dalam sambutannya menyampaikan bahwa kolaborasi antara PKK Kecamatan Ngamprah dan Fakultas Vokasi UNPAR bukanlah yang pertama kali dilakukan.

Kolaborasi ini sudah beberapa kali kami laksanakan. Sebelumnya kami bekerja sama dalam pelatihan manajemen pangan, dan hari ini fokus pada public speaking. Kader PKK adalah juru bicara sinergitas program pemerintah mulai dari pusat, provinsi, hingga kabupaten dan desa,” ujarnya.

Ia menambahkan, melalui pelatihan ini para kader dibekali peningkatan kompetensi komunikasi agar mampu menyampaikan 10 Program Pokok PKK serta 6 Standar Pelayanan Minimal, di antaranya bidang pendidikan, kesehatan, pekerjaan umum, penataan ruang dan perumahan, ketertiban umum dan perlindungan masyarakat (Trantibum Linmas), serta sosial.
“Harapannya, kader PKK mampu berkomunikasi secara asertif, tidak agresif dan tidak pasif, sehingga pesan mudah dipahami masyarakat sebagai bagian dari identitas Bandung Barat AMANAH,” tambahnya.

Sementara itu, Ketua Harian Tim Penggerak PKK Kecamatan Ngamprah, Iis Syaidah, A.Md, menyampaikan rasa syukur atas terlaksananya kegiatan tersebut.
“Alhamdulillah, kami dapat kembali berkolaborasi dengan Fakultas Vokasi UNPAR. PKK merupakan perpanjangan tangan pemerintah dalam menyampaikan program kepada masyarakat, sehingga kemampuan public speaking menjadi kebutuhan penting bagi para kader,” ungkapnya.

Menurutnya, pelatihan ini bertujuan untuk meningkatkan kepercayaan diri, kemampuan komunikasi, serta keterampilan menyampaikan program kerja secara efektif, khususnya di tingkat RT, RW, desa, posyandu, dan dasa wisma.
“Dengan kemampuan public speaking yang baik, program-program pemerintah dapat tersampaikan dengan jelas dan diterima masyarakat secara optimal,” jelasnya.

Sebagai narasumber, Dr. Lilian . S.E., M.M, selaku Deputi Dekan Fakultas Vokasi UNPAR, mengungkapkan antusiasmenya dalam kegiatan tersebut.
“Public speaking adalah seni dan proses berbicara di depan umum yang membutuhkan latihan berkelanjutan. Kami melihat masih banyak kader PKK yang perlu terus diasah kemampuannya,” katanya.
Dalam pelatihan ini, Fakultas Vokasi UNPAR juga memberikan tantangan kepada para kader untuk membuat video public speaking sebagai media latihan.
“Melalui proses ini, kami berharap kompetensi berbicara di depan umum para kader PKK semakin meningkat,” tambah Dr. Lilian.

Ia juga membagikan sejumlah tips berbicara di depan umum, di antaranya pentingnya perencanaan materi, latihan yang konsisten, penggunaan gestur tubuh yang tepat, pengaturan intonasi dan volume suara, serta membangun pola pikir positif.
“Kader PKK adalah representasi Kecamatan Ngamprah, sehingga harus mampu menjadi sosok panutan ketika berbicara di ruang publik,” tutupnya.
28-01-2026

Budi jabrig

Editor bjnews media com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Dapatkan info menarik seputar Kabupaten Bandung Barat

X