Dispernakan Bandung Barat Perkuat Standar Penyembelihan Kurban Jelang Iduladha 2026
Bandung Barat, 16 April 2026 — Menjelang perayaan Iduladha 1447 H, Dinas Perikanan dan Peternakan (Dispernakan) Kabupaten Bandung Barat menggelar kegiatan sosialisasi dan bimbingan teknis (bimtek) penyembelihan hewan kurban. Kegiatan ini berlangsung di Gedung C Lantai IV, Kompleks Perkantoran Pemkab Bandung Barat, Kecamatan Ngamprah, dan dihadiri perwakilan Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) dari 16 kecamatan.
Dispernakan menyelenggarakan sosialisasi teknis penyembelihan hewan kurban yang sesuai dengan syariat Islam sekaligus memenuhi standar kesehatan pangan. Kegiatan ini bertujuan memastikan proses pemotongan hewan berjalan sesuai prinsip ASUH (Aman, Sehat, Utuh, Halal)
Kegiatan ini dipimpin oleh Kepala Dispernakan Bandung Barat, drh. Wiwin Aprianti, M.Si., bersama jajaran dinas terkait. Narasumber turut menghadirkan tokoh agama untuk memperkuat aspek syariat, serta diikuti pengurus masjid besar, panitia kurban, dan perwakilan masyarakat.
Acara dilaksanakan pada Rabu, 15 April 2026, bertempat di Kantor Dispernakan, Desa Mekarsari, Kecamatan Ngamprah, Kabupaten Bandung Barat.
Menurut Wiwin Aprianti, kegiatan ini rutin dilakukan setiap tahun sebagai langkah preventif agar pelaksanaan kurban tidak hanya sah secara agama, tetapi juga aman dikonsumsi masyarakat. Pemerintah daerah ingin memastikan bahwa hewan yang disembelih dalam kondisi sehat, serta proses distribusi daging dilakukan secara higienis.
Selain itu, tingginya antusiasme masyarakat dalam berkurban menuntut adanya pengawasan lebih ketat, baik sebelum maupun sesudah penyembelihan.
Dalam sosialisasi ini, peserta diberikan pemahaman lengkap mulai dari:
Kriteria hewan kurban layak, seperti:
Domba/kambing minimal berusia satu tahun
Sapi/kerbau minimal dua tahun
Ditandai dengan kondisi fisik sehat dan pergantian gigi
Teknik penyembelihan sesuai syariat, termasuk tata cara pemotongan yang benar
Penanganan daging kurban, seperti:
Tidak menyimpan daging di tempat terbuka
Mengolah daging dengan higienis (disarankan dimasak hingga matang)
Melakukan trimming jika ditemukan bagian yang tidak layak konsumsi
Dispernakan juga akan menurunkan petugas dan dokter hewan untuk melakukan pemeriksaan sebelum dan sesudah penyembelihan guna memastikan kualitas daging tetap terjaga.
Ketersediaan Hewan Kurban
Untuk tahun 2026, stok hewan kurban di Kabupaten Bandung Barat dipastikan mencukupi, dengan ketersediaan sekitar:
10.000 ekor domba dan kambing
Lebih dari 2.000 ekor sapi dan kerbau
Bahkan, daerah ini juga menjadi salah satu pemasok hewan kurban untuk wilayah lain seperti Kota Bandung dan Jabodetabek.
Pengembangan ke Depan
Dispernakan membuka peluang inovasi pengolahan daging kurban, seperti produk olahan berbentuk kornet atau “kurban kaleng” yang telah diterapkan di beberapa daerah di Pulau Jawa. Namun, implementasi di Bandung Barat masih menunggu dukungan investor.
Respons Masyarakat
Antusiasme masyarakat terhadap kegiatan ini dinilai sangat tinggi. Meski jumlah peserta tahun ini dibatasi karena penyesuaian anggaran, permintaan terhadap sosialisasi teknis dari pemerintah tetap besar.
Melalui kegiatan ini, Dispernakan Bandung Barat berharap pelaksanaan ibadah kurban tahun ini dapat berjalan lebih tertib, higienis, dan sesuai syariat, sehingga memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat yang berkurban maupun penerima daging kurban.
Budi jabrig










