RPH Padalarang Jadi Sentra Kurban Bandung Barat, Bupati Jeje Turun Langsung Awasi Pemotongan Puluhan Sapi
Bandung Barat, 27 Mei 2026 — Suasana khidmat dan penuh kebersamaan mewarnai kegiatan pemotongan hewan kurban di Rumah Potong Hewan (RPH) Cikamuning, Kecamatan Padalarang, Kabupaten Bandung Barat, Rabu (27/5/2026). Pemerintah Kabupaten Bandung Barat memastikan proses penyembelihan berlangsung sesuai syariat Islam, standar kesehatan hewan, serta mengedepankan pelayanan bagi masyarakat.
Bupati Bandung Barat, Jeje Ritchie Ismail hadir langsung meninjau pelaksanaan kurban bersama sang istri. Turut mendampingi Wakil Bupati H. Asep Ismail, Sekretaris Daerah Eriska, serta Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat Aswp Nirwan. Kehadiran jajaran pimpinan daerah tersebut menjadi bentuk komitmen pemerintah dalam memastikan seluruh rangkaian kegiatan berjalan aman, tertib, dan memberi manfaat luas bagi masyarakat.
Pada hari pertama pelaksanaan, sebanyak 30 ekor sapi diproses di RPH Cikamuning. Jumlah tersebut direncanakan kembali bertambah pada hari berikutnya dengan jumlah serupa, sehingga total keseluruhan mencapai sekitar 60 ekor sapi kurban. Hewan-hewan tersebut sebagian besar merupakan sapi milik warga yang melakukan kurban secara kolektif atau patungan.
Rata-rata satu ekor sapi dimiliki oleh tiga hingga tujuh orang. Dengan skema tersebut, diperkirakan lebih dari 400 warga ikut terlibat sebagai peserta kurban di lokasi pemotongan. Pemerintah daerah menilai tingginya partisipasi masyarakat menjadi bukti meningkatnya kesadaran sosial dan semangat berbagi pada momentum Iduladha tahun ini.
Dalam kesempatan itu, Bupati Jeje secara langsung melakukan penyembelihan seekor sapi jenis Peranakan Ongole (PO) dengan bobot mencapai sekitar 1,1 ton. Sementara Wakil Bupati H. Asep Ismail juga menyerahkan dan memotong sapi jenis Simental dengan berat lebih dari satu ton.
Proses penyembelihan dilakukan secara profesional oleh petugas berpengalaman dengan memperhatikan prinsip animal welfare agar hewan tetap tenang sebelum dipotong. Pemeriksaan kesehatan sebelum dan sesudah penyembelihan juga dilakukan ketat guna memastikan daging yang dihasilkan aman dikonsumsi masyarakat.
“Alhamdulillah seluruh proses berjalan lancar, tertib, dan sesuai ketentuan. Daging kurban nantinya akan didistribusikan kepada masyarakat yang membutuhkan, termasuk warga di sekitar lingkungan pemerintahan daerah,” ujar Bupati Jeje di sela kegiatan.
Dari hasil pemotongan sapi kurban milik Bupati Bandung Barat tersebut, diperkirakan akan dihasilkan lebih dari 500 paket daging kurban yang siap dibagikan kepada masyarakat penerima manfaat. Distribusi dilakukan secara bertahap dengan melibatkan panitia dan unsur relawan agar penyaluran tepat sasaran.
Selain memantau kegiatan di RPH Cikamuning, Bupati Jeje juga meninjau proses penyembelihan sapi kurban bantuan Presiden Republik Indonesia yang berada di wilayah Kecamatan Gununghalu. Sapi bantuan presiden tersebut memiliki bobot sekitar 1,5 ton dan menjadi salah satu hewan kurban terbesar di Kabupaten Bandung Barat tahun ini.
Daging dari sapi bantuan presiden itu nantinya akan dibagikan kepada masyarakat di wilayah Gununghalu dan sekitarnya. Pemerintah daerah berharap bantuan tersebut dapat memberikan manfaat nyata sekaligus mempererat nilai kepedulian sosial di tengah masyarakat.
Kegiatan pemotongan hewan kurban di RPH Cikamuning melibatkan puluhan personel gabungan. Tim pelaksana terdiri dari petugas RPH, anggota Badega, relawan, staf Bagian Kesejahteraan Rakyat, hingga mahasiswa Program Studi Kedokteran Hewan Universitas Padjadjaran yang turut membantu pemeriksaan kesehatan hewan dan pengawasan teknis di lapangan.
Kehadiran tenaga medis veteriner menjadi bagian penting dalam memastikan seluruh hewan kurban berada dalam kondisi sehat dan layak konsumsi. Pemerintah Kabupaten Bandung Barat juga terus mendorong peningkatan kualitas layanan RPH agar pelaksanaan kurban masyarakat dapat berlangsung lebih higienis, modern, dan sesuai standar kesehatan pangan.
Momentum Iduladha tahun ini tidak hanya menjadi sarana ibadah, tetapi juga memperkuat semangat gotong royong dan solidaritas sosial di tengah masyarakat Bandung Barat. Pemerintah daerah berharap nilai-nilai kebersamaan tersebut terus tumbuh dan menjadi kekuatan dalam membangun daerah yang lebih harmonis dan sejahtera.
Budi jabrig













