Wali Kota Cimahi Resmikan Program Kelurahan Cantik, Perkuat Pembangunan Berbasis Data hingga Tingkat RW
CIMAHI – Pemerintah Kota Cimahi terus menunjukkan komitmennya dalam membangun tata kelola pemerintahan yang modern, transparan, dan berbasis data. Upaya tersebut diwujudkan melalui peluncuran Program Kelurahan Cinta Statistik (Kelurahan Cantik) yang diresmikan langsung oleh Wali Kota Cimahi, Ngatiyana, di Mall Pelayanan Publik Kota Cimahi, Rabu (3/6/2026).
Program yang merupakan hasil sinergi antara Pemerintah Kota Cimahi dan Badan Pusat Statistik (BPS) ini menjadi langkah strategis dalam memperkuat pengelolaan data di tingkat kelurahan. Kehadiran Kelurahan Cantik diharapkan mampu menghadirkan data yang akurat, terintegrasi, dan berkelanjutan sebagai landasan utama dalam merumuskan kebijakan pembangunan yang lebih efektif serta sesuai dengan kebutuhan masyarakat.
Dalam sambutannya, Ngatiyana menegaskan bahwa tantangan pembangunan daerah saat ini semakin kompleks sehingga menuntut pemerintah untuk mengambil keputusan berdasarkan fakta dan informasi yang terukur. Menurutnya, data berkualitas menjadi instrumen penting dalam menentukan arah pembangunan yang tepat sasaran.
Ia menyampaikan bahwa pemerintah tidak lagi dapat mengandalkan pendekatan berbasis asumsi dalam menyelesaikan berbagai persoalan daerah. Setiap program dan kebijakan harus didukung oleh data yang valid agar mampu memberikan dampak nyata bagi masyarakat.
“Data merupakan fondasi utama dalam proses perencanaan, pelaksanaan, hingga evaluasi pembangunan. Dengan data yang akurat, pemerintah dapat memahami kondisi masyarakat secara lebih mendalam sehingga kebijakan yang diambil benar-benar menjawab kebutuhan di lapangan,” ujarnya.
Lebih lanjut, Ngatiyana menjelaskan bahwa Program Kelurahan Cantik tidak hanya berfokus pada pengumpulan data, tetapi juga bertujuan meningkatkan kapasitas aparatur kelurahan dalam mengelola statistik sektoral. Melalui program ini, aparatur di tingkat kelurahan akan mendapatkan pendampingan dan pembinaan agar mampu menghasilkan data yang berkualitas, konsisten, dan dapat dipertanggungjawabkan.
Menurutnya, berbagai persoalan strategis seperti kemiskinan, stunting, pengangguran, pengelolaan sampah, pelayanan kesehatan, pendidikan, hingga pembangunan infrastruktur membutuhkan dukungan data yang kuat. Dengan sistem data yang baik, pemerintah dapat memetakan masalah secara lebih akurat sekaligus menentukan prioritas pembangunan yang tepat.
Pada tahap awal pelaksanaan, Pemerintah Kota Cimahi menetapkan tiga wilayah sebagai proyek percontohan, yaitu Kelurahan Pasirkaliki, Kelurahan Setiamanah, dan Kelurahan Leuwigajah. Ketiga kelurahan tersebut telah membentuk tim dan duta statistik yang akan bertugas mengumpulkan, mengelola, serta memperbarui berbagai data strategis yang diperlukan pemerintah daerah.
Duta statistik nantinya akan berperan aktif dalam menghimpun informasi terkait kondisi sosial masyarakat, data kependudukan, tingkat kesejahteraan, angka stunting, ketenagakerjaan, hingga indikator pembangunan lainnya. Seluruh data tersebut akan menjadi bahan utama dalam proses perencanaan pembangunan daerah yang lebih presisi.
Ngatiyana menilai keberadaan duta statistik menjadi bagian penting dalam membangun budaya sadar data di lingkungan pemerintahan maupun masyarakat. Dengan keterlibatan langsung dari tingkat kelurahan, proses pengumpulan data diharapkan menjadi lebih cepat, akurat, dan sesuai dengan kondisi riil di lapangan.
Selain mendukung penyusunan program pembangunan, data yang dihasilkan melalui Kelurahan Cantik juga akan menjadi instrumen evaluasi terhadap berbagai kebijakan yang telah dijalankan pemerintah. Dengan demikian, setiap program dapat diukur efektivitasnya secara objektif berdasarkan indikator yang jelas.
Pemerintah Kota Cimahi menargetkan program ini dapat diperluas secara bertahap ke seluruh kelurahan di wilayah kota. Langkah tersebut sejalan dengan upaya mewujudkan sistem pemerintahan berbasis data yang mampu mendukung pengambilan keputusan secara cepat, tepat, dan terukur.
Melalui implementasi Kelurahan Cantik, Pemerintah Kota Cimahi optimistis kualitas pelayanan publik akan semakin meningkat. Ketersediaan data yang lengkap dan mutakhir diharapkan mampu mempercepat respons pemerintah terhadap berbagai kebutuhan masyarakat sekaligus memperkuat perencanaan pembangunan yang berkelanjutan.
“Ke depan, seluruh kelurahan di Kota Cimahi diharapkan mampu menjadi pusat data yang andal. Dengan data yang akurat dan berkualitas, pembangunan akan semakin tepat sasaran, efektif, dan memberikan manfaat yang nyata bagi masyarakat,” kata Ngatiyana.
Peluncuran Program Kelurahan Cantik menjadi salah satu langkah konkret Pemerintah Kota Cimahi dalam mendukung transformasi tata kelola pemerintahan menuju era digital. Program ini sekaligus menegaskan pentingnya data sebagai aset strategis dalam menciptakan pembangunan daerah yang inklusif, adaptif, dan berorientasi pada kebutuhan warga.
Dengan kolaborasi antara pemerintah daerah, BPS, aparatur kelurahan, serta masyarakat, Kota Cimahi berharap dapat membangun ekosistem data yang kuat sebagai fondasi dalam mewujudkan pembangunan yang lebih maju, berdaya saing, dan berkelanjutan di masa mendatang.
Team redaksi














