PENGAWASAN PENYELENGGARAAN PEMERINTAHAN DAERAH TAHUN ANGGARAN 2026 OLEH ANGGOTA DPRD KABUPATEN BANDUNG BARAT
Ngamprah, 22 April 2026 — Dalam rangka menjalankan fungsi pengawasan terhadap penyelenggaraan pemerintahan daerah Tahun Anggaran 2026, Anggota DPRD Kabupaten Bandung Barat, Hj. Pipih Supriati, S.E., melaksanakan kegiatan pengawasan sekaligus pembinaan kepada masyarakat, khususnya pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), pada hari Rabu, 22 April 2026.
Kegiatan tersebut dilaksanakan di wilayah RT 02 RW 13, Desa Margajaya, Kecamatan Ngamprah, Kabupaten Bandung Barat. Acara ini dihadiri oleh berbagai unsur masyarakat, kader, serta partisipan dari Partai Gerindra yang turut aktif dalam mendukung program pembangunan ekonomi kerakyatan di daerah.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut perwakilan dari Dinas UMKM yang memberikan pemaparan terkait program-program pemerintah daerah dalam mendorong pertumbuhan dan penguatan sektor UMKM. Kehadiran dinas terkait menjadi bagian penting dalam memastikan sinergi antara kebijakan pemerintah dengan kebutuhan nyata di lapangan.
Dalam sambutannya, Hj. Pipih Supriati, S.E. menegaskan bahwa UMKM merupakan salah satu pilar utama dalam meningkatkan perekonomian masyarakat. Ia menyampaikan bahwa sektor UMKM memiliki peran strategis dalam menciptakan lapangan kerja, meningkatkan pendapatan masyarakat, serta memperkuat ketahanan ekonomi lokal, terutama di tengah dinamika ekonomi saat ini.
Beliau juga menekankan pentingnya dukungan dari semua pihak, baik pemerintah, legislatif, maupun masyarakat, dalam mendorong UMKM agar lebih berkembang dan mampu bersaing. “UMKM harus naik kelas. Kita dorong tidak hanya dari sisi produksi, tetapi juga pemasaran, digitalisasi, hingga akses permodalan,” ujarnya.
Dalam sesi pembahasan, Hj. Pipih Supriati, S.E. menyampaikan berbagai program dan kebijakan yang dapat dimanfaatkan oleh pelaku UMKM, antara lain pelatihan kewirausahaan, pendampingan usaha, bantuan permodalan, serta akses pemasaran berbasis digital. Ia juga mengajak para kader dan partisipan Partai Gerindra untuk turut aktif dalam mendampingi masyarakat, khususnya pelaku UMKM di wilayah masing-masing.
Perwakilan dari Dinas UMKM menambahkan bahwa saat ini pemerintah daerah terus berupaya memperluas jangkauan program pemberdayaan UMKM, termasuk melalui kolaborasi dengan berbagai pihak. Pelaku UMKM diharapkan dapat memanfaatkan peluang ini untuk meningkatkan kualitas produk, memperluas jaringan usaha, serta mengembangkan inovasi.
Kegiatan ini juga menjadi wadah dialog antara masyarakat dan pemerintah, di mana para pelaku UMKM menyampaikan berbagai aspirasi dan kendala yang dihadapi, seperti keterbatasan modal, pemasaran, hingga tantangan dalam menghadapi persaingan pasar. Aspirasi tersebut menjadi catatan penting bagi DPRD dalam merumuskan kebijakan yang lebih tepat sasaran.
Partisipasi aktif kader dan simpatisan Partai Gerindra dalam kegiatan ini menunjukkan komitmen bersama dalam mendukung program-program pembangunan, khususnya dalam penguatan ekonomi berbasis masyarakat. Diharapkan, melalui kegiatan ini, terjalin sinergi yang kuat antara pemerintah, legislatif, dan masyarakat dalam mendorong kemajuan UMKM di Kabupaten Bandung Barat.
Sebagai penutup, Hj. Pipih Supriati, S.E. mengajak seluruh masyarakat untuk terus berinovasi, meningkatkan kualitas usaha, serta memanfaatkan berbagai program pemerintah yang tersedia. Ia juga menegaskan bahwa DPRD akan terus hadir dalam mengawal dan memperjuangkan kepentingan masyarakat, khususnya dalam pengembangan UMKM sebagai motor penggerak ekonomi daerah.
Dengan terselenggaranya kegiatan ini, diharapkan pelaku UMKM di Desa Margajaya dan sekitarnya semakin termotivasi untuk berkembang dan berkontribusi dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara keseluruhan.
Peliput --Budi jabrig











