Halal Bihalal DPRD Bandung Barat Digelar di Dalam Gedung, Tekankan Silaturahmi dan Transparansi Publik
Bandung Barat – Suasana hangat penuh kebersamaan terasa di lingkungan Gedung DPRD Kabupaten Bandung Barat pada Senin (30/03/2026). Dalam rangka mempererat tali silaturahmi pasca Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah, jajaran anggota dewan bersama keluarga besar DPRD menggelar kegiatan halal bihalal yang tahun ini dilaksanakan berbeda dari biasanya.
Jika pada tahun-tahun sebelumnya kegiatan serupa kerap diselenggarakan di luar kantor, kali ini acara dipusatkan di dalam gedung DPRD yang berlokasi di kawasan Ngamprah. Keputusan tersebut diambil sebagai bentuk kehati-hatian serta upaya menjaga kepercayaan publik terhadap lembaga legislatif daerah.
Sekretaris DPRD Kabupaten Bandung Barat, Ricky Riyadi, menjelaskan bahwa perubahan lokasi ini bukan tanpa alasan. Menurutnya, pelaksanaan kegiatan di lingkungan kantor dinilai lebih tepat agar tidak menimbulkan persepsi negatif di tengah masyarakat.
Ia juga menambahkan bahwa momentum halal bihalal sebaiknya tidak ditunda terlalu lama setelah Hari Raya Idulfitri. Menurutnya, nilai kebersamaan dan keikhlasan dalam saling memaafkan akan lebih terasa ketika dilakukan dalam suasana yang masih kental dengan nuansa Lebaran.
Acara tersebut dihadiri oleh para anggota DPRD, jajaran sekretariat dewan, serta pengurus Ikatan Kesejahteraan Keluarga (IKK) DPRD yang turut meramaikan suasana kekeluargaan. Interaksi hangat terlihat dari para peserta yang saling bersalaman dan berbincang santai, mencerminkan semangat kebersamaan yang kuat.
Ketua DPRD Kabupaten Bandung Barat, Mochamad Mahdi, dalam sambutannya menekankan pentingnya menjaga silaturahmi sebagai fondasi kehidupan sosial yang harmonis. Ia mengingatkan bahwa hubungan baik antar sesama harus terus dipelihara, karena hal tersebut menjadi kunci terciptanya kebahagiaan, baik dalam kehidupan dunia maupun akhirat.
Selain itu, ia juga mengajak seluruh pihak untuk lebih bijak dalam menyikapi berbagai persoalan dengan menggunakan hati nurani, akal sehat, serta kepekaan terhadap kebenaran. Pesan tersebut disampaikan sebagai refleksi agar setiap individu mampu menjadi pribadi yang lebih baik ke depannya.
Mahdi berharap bulan Syawal menjadi titik awal perubahan positif bagi seluruh elemen, khususnya dalam meningkatkan kinerja dan pengabdian kepada masyarakat. Ia menegaskan bahwa setiap hari harus diisi dengan upaya untuk menjadi lebih baik dari sebelumnya.
Namun, di tengah berlangsungnya acara, Mahdi harus meninggalkan lokasi lebih awal karena menghadiri agenda penting bersama pemerintah provinsi terkait penyampaian hasil pemeriksaan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) terhadap kinerja Pemerintah Kabupaten Bandung Barat tahun anggaran 2025.
Dalam kesempatan singkat sebelum beranjak, ia menyampaikan harapannya agar Kabupaten Bandung Barat kembali meraih opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP). Predikat tersebut dinilai sangat penting sebagai indikator pengelolaan keuangan daerah yang transparan, akuntabel, dan profesional.
Kegiatan halal bihalal tersebut ditutup dengan doa bersama yang dipanjatkan untuk kebaikan seluruh pihak serta kemajuan Kabupaten Bandung Barat. Momen ini menjadi simbol kuatnya komitmen kebersamaan antar anggota dewan dan keluarga besar DPRD dalam menjalankan tugas serta tanggung jawab kepada masyarakat.
Dengan nuansa yang sederhana namun penuh makna, kegiatan ini diharapkan mampu memperkuat sinergi internal sekaligus meningkatkan kepercayaan publik terhadap kinerja lembaga legislatif di daerah.
Budi jabrig







