,
Merajut Ukhuwah, Mengukir Berkah di Hari Fitri: Syahriahan dan Halal Bihalal Desa Tugumukti Pererat Silaturahmi Warga
Bandung Barat – Pemerintah Desa Tugumukti, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat, sukses menyelenggarakan kegiatan pengajian rutin bulanan (Syahriahan) yang dirangkaikan dengan acara Halal Bihalal dalam suasana penuh khidmat dan kebersamaan, pada 12 Syawal 1447 Hijriah atau bertepatan dengan tahun 2026. Kegiatan yang berlangsung di Aula Desa Tugumukti ini menjadi momentum penting dalam mempererat tali silaturahmi antarwarga dan unsur pemerintahan desa.
Mengusung tema “Melalui Halal Bihalal dengan Merajut Ukhuwah, Mengukir Berkah di Hari Fitri, Satukan Hati dan Eratkan Silaturahmi dalam Bingkai Kasih Illahi”, acara ini dihadiri oleh berbagai unsur penting, di antaranya Camat Cisarua, Kepala Desa Tugumukti, Badan Permusyawaratan Desa (BPD), Babinsa, Bhabinkamtibmas, Majelis Ulama Indonesia (MUI), para kader, Karang Taruna, serta tokoh masyarakat setempat.
Kegiatan diawali dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an, dilanjutkan dengan sambutan-sambutan. Dalam sambutannya, Kepala Desa Tugumukti, Nandang Suherman, menyampaikan pentingnya menjaga kebersamaan dan kekompakan antarwarga, khususnya pasca bulan suci Ramadan.
“Momentum Halal Bihalal ini bukan sekadar tradisi, tetapi menjadi sarana untuk saling memaafkan, memperkuat ukhuwah Islamiyah, serta membangun semangat kebersamaan dalam membangun desa yang lebih maju dan harmonis,” ujarnya.
Ia juga mengapresiasi kehadiran seluruh elemen masyarakat yang turut berpartisipasi dalam kegiatan tersebut. Menurutnya, sinergi antara pemerintah desa dan masyarakat menjadi kunci utama dalam menciptakan lingkungan yang damai dan sejahtera.
Sementara itu, penceramah yang hadir, KH Muklas Sirojudin, dalam tausiyahnya mengajak seluruh jamaah untuk menjadikan momen Idulfitri sebagai titik awal memperbaiki diri dan meningkatkan kualitas keimanan serta ketakwaan kepada Allah SWT.
“Halal Bihalal adalah wujud nyata dari ajaran Islam tentang pentingnya memaafkan dan menjaga hubungan baik antar sesama. Dengan hati yang bersih, kita bisa melangkah ke depan dengan penuh keberkahan,” tuturnya.
Beliau juga menekankan pentingnya menjaga persatuan di tengah masyarakat, serta menghindari perpecahan yang dapat merusak nilai-nilai kebersamaan.
Acara berlangsung dengan penuh kehangatan, ditandai dengan saling bersalaman antar hadirin sebagai simbol saling memaafkan. Kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang silaturahmi, tetapi juga memperkuat nilai-nilai keagamaan dan sosial di tengah masyarakat Desa Tugumukti.
Dengan terselenggaranya kegiatan Syahriahan dan Halal Bihalal ini, diharapkan semangat kebersamaan, persatuan, dan kepedulian sosial semakin tumbuh dan mengakar dalam kehidupan masyarakat, sejalan dengan semangat membangun desa yang religius, rukun, dan sejahtera.
Budi jabrig








