Pemilihan Anggota BPD Desa Bojonghaleuang Resmi Masuki Tahap Kampanye, 9 Calon Siap Rebut Suara 1.576 Pemilih
Saguling, 13 Juni 2026 — Pemilihan Anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Desa Bojonghaleuang, Kecamatan Saguling, Kabupaten Bandung Barat, resmi memasuki tahapan kampanye menjelang pelaksanaan pemungutan suara. Sebanyak sembilan calon anggota BPD yang telah ditetapkan panitia siap bersaing secara sehat untuk mendapatkan dukungan dari 1.576 warga yang tercatat memiliki hak pilih.
Tahapan kampanye menjadi momentum penting bagi para kandidat untuk memperkenalkan visi, misi, serta program yang akan mereka perjuangkan apabila terpilih menjadi anggota BPD periode mendatang. Proses pemilihan ini mendapat perhatian luas dari masyarakat karena BPD memiliki peran strategis sebagai lembaga perwakilan warga di tingkat desa yang bertugas menampung dan menyalurkan aspirasi masyarakat, membahas dan menyepakati peraturan desa bersama pemerintah desa, serta melakukan fungsi pengawasan terhadap jalannya pemerintahan desa.
Kepala Desa Bojonghaleuang, H. Aan Suntara, mengatakan bahwa seluruh tahapan pemilihan telah dilaksanakan sesuai ketentuan yang berlaku. Mulai dari proses pendaftaran, verifikasi administrasi, hingga penetapan calon dilakukan secara terbuka dan transparan guna menjamin kualitas demokrasi di tingkat desa.
“Pemilihan anggota BPD merupakan bagian penting dalam memperkuat sistem pemerintahan desa yang demokratis. Kami berharap seluruh tahapan dapat berjalan dengan baik, aman, tertib, dan menghasilkan wakil-wakil masyarakat yang benar-benar mampu memperjuangkan kepentingan warga,” ujarnya.
Menurut panitia penyelenggara, sembilan calon yang telah ditetapkan berasal dari berbagai latar belakang dan unsur masyarakat. Kehadiran para kandidat tersebut mencerminkan semangat keterwakilan yang menjadi prinsip dasar pembentukan BPD. Di antara para calon terdapat tokoh masyarakat, tokoh pemuda, pelaku usaha, hingga perwakilan perempuan yang selama ini aktif dalam berbagai kegiatan sosial dan pembangunan desa.
Ketua Panitia Pemilihan BPD Desa Bojonghaleuang menjelaskan bahwa seluruh calon memiliki hak dan kesempatan yang sama untuk menyampaikan gagasan kepada masyarakat selama masa kampanye.
“Kami berkomitmen menjaga proses pemilihan agar berlangsung demokratis, transparan, dan partisipatif. Masyarakat diberikan ruang seluas-luasnya untuk menentukan pilihan berdasarkan pertimbangan yang objektif. Kami juga mengajak seluruh calon untuk mengedepankan etika politik yang santun dan menghormati aturan yang telah disepakati bersama,” katanya saat ditemui di Balai Desa Bojonghaleuang.
Antusiasme masyarakat terhadap pelaksanaan pemilihan terlihat sejak tahapan sosialisasi dimulai. Warga dari berbagai kalangan aktif mengikuti kegiatan penyampaian informasi yang diselenggarakan panitia guna memahami mekanisme pemilihan serta mengenal para calon yang akan bertarung dalam kontestasi tersebut.
Banyak warga berharap anggota BPD yang terpilih nantinya mampu menjadi jembatan komunikasi yang efektif antara masyarakat dan pemerintah desa. Selain itu, keberadaan BPD juga diharapkan semakin aktif dalam mengawal pelaksanaan program pembangunan, memastikan penggunaan anggaran desa berjalan transparan, serta memperjuangkan berbagai kebutuhan masyarakat di berbagai sektor.
“Harapan kami sederhana, anggota BPD yang terpilih nanti benar-benar hadir untuk masyarakat. Mereka harus mampu menyampaikan aspirasi warga dan mengawasi pembangunan agar manfaatnya dirasakan secara merata,” ujar salah seorang warga Bojonghaleuang.
Pemungutan suara dijadwalkan berlangsung dalam waktu dekat dengan menggunakan sistem langsung, umum, bebas, dan rahasia melalui prinsip one man, one vote atau satu orang satu suara. Setiap warga yang telah terdaftar sebagai pemilih akan memiliki hak yang sama untuk menentukan wakil mereka di lembaga BPD.
Untuk menjaga kondusivitas selama tahapan kampanye dan pemilihan berlangsung, panitia mengimbau seluruh calon, tim pendukung, dan masyarakat agar tetap menjaga persatuan, ketertiban, serta menghindari tindakan yang berpotensi menimbulkan konflik di tengah masyarakat.
“Kami mengajak seluruh pihak untuk menjadikan pemilihan ini sebagai ajang demokrasi yang sehat. Siapa pun yang terpilih nantinya merupakan pilihan masyarakat dan harus mendapat dukungan bersama demi kemajuan Desa Bojonghaleuang,” tegas panitia.
Pemilihan anggota BPD kali ini dinilai menjadi momentum penting dalam memperkuat tata kelola pemerintahan desa yang akuntabel dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat. Dengan hadirnya anggota BPD yang memiliki integritas, kapasitas, dan komitmen terhadap pelayanan publik, diharapkan sinergi antara pemerintah desa dan masyarakat dapat semakin kuat.
Melalui kompetisi yang sehat di antara sembilan calon tersebut, masyarakat Bojonghaleuang menaruh harapan besar agar BPD periode mendatang mampu membawa perubahan positif bagi desa. Selain memperkuat fungsi pengawasan dan penyaluran aspirasi, anggota BPD yang terpilih juga diharapkan dapat mendorong transparansi pengelolaan anggaran desa, meningkatkan partisipasi masyarakat dalam pembangunan, serta mempercepat terwujudnya berbagai program yang mendukung kesejahteraan warga.
Dengan semangat demokrasi dan partisipasi yang tinggi, Pemilihan Anggota BPD Desa Bojonghaleuang Tahun 2026 diharapkan menjadi contoh pelaksanaan demokrasi desa yang berkualitas, sekaligus menjadi langkah awal menuju pembangunan yang lebih maju, inklusif, dan berkelanjutan di wilayah Kecamatan Saguling, Kabupaten Bandung Barat.
Budi jabrig














