Dalam Reses H Bunbun warga Mengajukan kesehatan dan PJU untuk di prioritaskan
Bandung Barat, 11 Juni 2026 – Anggota DPRD Kabupaten Bandung Barat dari Daerah Pemilihan (Dapil) I yang meliputi Kecamatan Padalarang, Ngamprah, dan Saguling, H. Bunbun Risnandar, S.Ag., M.Si., melaksanakan kegiatan Reses Masa Sidang III Tahun Sidang II DPRD Kabupaten Bandung Barat yang bertempat di Kampung Baru RW 13, Desa Cipeundeuy, Kecamatan Padalarang, Kabupaten Bandung Barat, Kamis (11/6/2026).
Kegiatan reses yang merupakan agenda konstitusional anggota legislatif tersebut berlangsung dengan lancar, tertib, dan penuh antusiasme masyarakat. Hadir dalam kesempatan tersebut Kepala Desa Cipeundeuy Asep Suhendar, S.Sos., M.I.P., para tokoh masyarakat, tokoh pemuda, ketua RT dan RW, serta warga yang memanfaatkan momentum tersebut untuk menyampaikan berbagai aspirasi dan kebutuhan pembangunan di lingkungan mereka.
Reses menjadi sarana penting bagi masyarakat untuk berdialog secara langsung dengan wakil rakyat yang duduk di lembaga legislatif. Melalui forum tersebut, warga dapat menyampaikan berbagai persoalan yang dihadapi sekaligus memberikan masukan terkait arah pembangunan daerah yang diharapkan mampu menjawab kebutuhan masyarakat di lapangan.
Dalam sesi dialog yang berlangsung terbuka dan interaktif, warga menyampaikan sejumlah persoalan yang dinilai perlu mendapat perhatian serius dari pemerintah daerah. Beberapa isu yang mencuat antara lain kondisi infrastruktur jalan yang mengalami kerusakan di sejumlah titik, kebutuhan pemasangan dan penambahan Penerangan Jalan Umum (PJU), serta peningkatan kualitas pelayanan kesehatan bagi masyarakat.
Warga berharap pemerintah daerah dapat segera mengambil langkah nyata untuk memperbaiki berbagai fasilitas publik yang menjadi kebutuhan dasar masyarakat. Menurut mereka, akses jalan yang baik dan penerangan yang memadai merupakan faktor penting dalam menunjang aktivitas ekonomi, pendidikan, dan keamanan lingkungan.
Menanggapi berbagai aspirasi tersebut, H. Bunbun Risnandar menegaskan bahwa kegiatan reses bukan sekadar agenda formal tahunan, melainkan bagian penting dari tugas dan tanggung jawab anggota DPRD untuk menyerap, menghimpun, dan memperjuangkan aspirasi masyarakat dalam proses penyusunan kebijakan pembangunan daerah.
Menurutnya, seluruh masukan yang disampaikan warga akan menjadi bahan pembahasan dan perjuangan di DPRD Kabupaten Bandung Barat agar dapat masuk dalam program prioritas pembangunan pemerintah daerah.
“Apa yang disampaikan masyarakat hari ini akan menjadi bahan perjuangan kami di DPRD. Infrastruktur jalan yang layak, penerangan jalan umum yang memadai, serta pelayanan kesehatan yang baik merupakan kebutuhan dasar yang harus dipenuhi demi meningkatkan kualitas hidup masyarakat,” ujar H. Bunbun Risnandar.
Ia menjelaskan bahwa pembangunan harus dilaksanakan secara merata dan berkeadilan dengan memperhatikan kebutuhan riil masyarakat. Pemerintah, menurutnya, harus hadir untuk memastikan seluruh warga mendapatkan pelayanan publik yang layak tanpa memandang wilayah maupun latar belakang sosial ekonomi.
Lebih lanjut, H. Bunbun menegaskan komitmennya untuk mengawal berbagai aspirasi yang telah disampaikan masyarakat agar tidak berhenti hanya sebagai catatan dalam forum reses.
“Saya tidak ingin keluhan masyarakat hanya berhenti di forum reses. Semua aspirasi yang masuk akan kami kawal dan koordinasikan dengan pemerintah daerah agar dapat direalisasikan sesuai skala prioritas. Masyarakat berhak mendapatkan pelayanan publik yang baik, baik dalam bidang infrastruktur maupun kesehatan,” tegasnya.
Dalam kesempatan tersebut, H. Bunbun juga menyoroti pentingnya pembangunan infrastruktur jalan sebagai salah satu faktor utama yang mendukung pertumbuhan ekonomi masyarakat. Menurutnya, kondisi jalan yang rusak dapat menghambat mobilitas warga, memperlambat distribusi barang dan jasa, serta mengurangi kenyamanan masyarakat dalam menjalankan aktivitas sehari-hari.
Selain itu, kebutuhan penerangan jalan umum juga menjadi perhatian karena berkaitan langsung dengan keamanan dan kenyamanan lingkungan. Penerangan yang memadai dinilai mampu mengurangi potensi kecelakaan lalu lintas maupun gangguan keamanan pada malam hari.
Di bidang kesehatan, H. Bunbun menekankan bahwa pelayanan kesehatan merupakan hak dasar masyarakat yang harus dijamin oleh negara. Ia berharap seluruh fasilitas kesehatan dapat memberikan pelayanan yang cepat, mudah, dan berkualitas kepada masyarakat.
“Kesehatan masyarakat harus menjadi perhatian utama. Jangan sampai ada warga yang kesulitan mendapatkan pelayanan kesehatan atau merasa diabaikan. Negara harus hadir dan memberikan pelayanan yang maksimal kepada masyarakat,” katanya.
Sementara itu, Kepala Desa Cipeundeuy, Asep Suhendar, S.Sos., M.I.P., menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan kegiatan reses yang digelar di wilayahnya. Menurutnya, kegiatan tersebut menjadi wadah strategis untuk memperkuat komunikasi antara masyarakat dengan wakil rakyat sekaligus membuka ruang dialog yang konstruktif terkait berbagai kebutuhan pembangunan desa.
Ia berharap aspirasi yang telah disampaikan masyarakat dapat memperoleh perhatian dan tindak lanjut dari pemerintah daerah maupun DPRD Kabupaten Bandung Barat sehingga mampu memberikan manfaat nyata bagi warga.
Kegiatan reses berlangsung dalam suasana penuh keakraban dan partisipatif. Warga terlihat aktif menyampaikan berbagai usulan, pertanyaan, dan harapan terkait pembangunan di lingkungan mereka. Forum tersebut juga menjadi bukti nyata pentingnya keterlibatan masyarakat dalam proses pembangunan daerah yang demokratis dan berorientasi pada kebutuhan rakyat.
Melalui kegiatan reses ini, diharapkan berbagai aspirasi yang disampaikan masyarakat Desa Cipeundeuy dapat menjadi bahan pertimbangan dalam penyusunan program pembangunan daerah ke depan, sehingga tercipta pembangunan yang lebih tepat sasaran, berkelanjutan, dan mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Bandung Barat.
(BJNews Media – Bandung Barat)
Reporter: Redaksi BJNews Media
Editor: BJNews Media Network
Tanggal: 11 Juni 2026














