
Bandung Barat, bjnews media.com--26 Juni 2026 – Upaya meningkatkan kualitas gizi masyarakat terus dilakukan melalui berbagai kegiatan edukatif. Salah satunya digelar oleh Mitra SPPG Pangauban bersama Hendrik Irawan di Kecamatan Batujajar, Kabupaten Bandung Barat, Jumat (26/6/2026). Kegiatan berupa demo memasak dan edukasi gizi tersebut mendapat sambutan hangat dari para pelajar, tenaga pendidik, serta masyarakat Acara Berlangsung di SMP/SMK Mahardika
Program yang sepenuhnya didukung melalui pendanaan pribadi Hendrik Irawan ini bertujuan memperkenalkan pentingnya konsumsi makanan bergizi seimbang sekaligus menunjukkan bahwa bahan pangan lokal dapat diolah menjadi sajian sehat, lezat, dan bernilai gizi tinggi.
Acara dihadiri perwakilan Kecamatan Batujajar yang diwakili oleh Kasi Pemerintahan, ahli gizi, Kepala SMP dan SMK Mahardika, para siswa, serta tamu undangan. Kehadiran Saepul Jamil turut menambah semarak kegiatan dan menarik antusiasme peserta.
Mitra Ahli Gizi SPPG Pangauban, Miza Mustika, S.Gz., menjelaskan bahwa kegiatan demo memasak dan edukasi gizi merupakan bagian dari sosialisasi kepada masyarakat sekaligus memberikan gambaran kepada calon penerima manfaat mengenai standar menu yang disiapkan SPPG.
Dalam sesi praktik memasak, tim SPPG memperagakan proses pengolahan bahan pangan lokal menjadi menu yang memenuhi kebutuhan gizi harian. Sementara itu, sesi edukasi yang dipandu ahli gizi membahas pentingnya pola makan seimbang sebagai salah satu upaya mendukung pertumbuhan anak, meningkatkan konsentrasi belajar, serta membantu pencegahan stunting.
Menurut panitia, kegiatan ini menjadi bukti bahwa penyediaan makanan bergizi dengan kualitas baik dapat diwujudkan melalui pengelolaan yang tepat. Dukungan dari berbagai pihak diharapkan mampu memperluas manfaat program serupa sehingga semakin banyak masyarakat memperoleh pemahaman mengenai pentingnya pemenuhan gizi sejak usia sekolah.
Rangkaian acara ditutup dengan diskusi interaktif yang memberikan kesempatan kepada peserta untuk berkonsultasi mengenai pola makan sehat. Selanjutnya, hasil olahan dari demo memasak dibagikan kepada para siswa dan warga yang hadir sebagai contoh menu bergizi yang dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.
Pihak SMP dan SMK Mahardika menyampaikan harapan agar kegiatan edukasi gizi seperti ini dapat dilaksanakan secara berkelanjutan. Dengan meningkatnya pengetahuan mengenai gizi seimbang, diharapkan lahir generasi yang lebih sehat, cerdas, dan siap menyongsong visi Indonesia Emas 2045.
Editor Emi Dewi

















