Meriah dan Penuh Khidmat, Milangkala ke-326 Desa Nanggeleng Jadi Momentum Kebersamaan Warga
Bandung Barat — Pemerintahan Desa Nanggeleng, Kecamatan Cipeundeuy, Kabupaten Bandung Barat, sukses menyelenggarakan peringatan Milangkala (hari jadi) Desa Nanggeleng yang ke-326 tahun dengan rangkaian kegiatan yang berlangsung meriah, khidmat, dan penuh kebersamaan.
Perayaan Milangkala tahun ini diawali pada hari Jumat, 17 April 2026, bertempat di halaman Kantor Pemerintahan Desa Nanggeleng. Kegiatan dimulai pukul 13.00 WIB dengan suasana yang penuh rasa syukur dan penghormatan terhadap sejarah desa. Rangkaian acara pembuka ditandai dengan ziarah serta doa bersama di makam para leluhur sebagai bentuk penghargaan atas jasa para pendiri desa.
Memasuki puncak perayaan pada hari Minggu, 19 April 2026, kegiatan dimulai sejak pagi hari. Pukul 07.00 WIB, karnaval budaya digelar dengan melibatkan seluruh RW di Desa Nanggeleng. Warga tampil antusias menampilkan berbagai kreasi seni, budaya, dan tradisi lokal yang mencerminkan kekayaan budaya serta kekompakan masyarakat desa.
Selanjutnya, pada pukul 09.00 WIB dilaksanakan upacara peringatan hari jadi Desa Nanggeleng ke-326. Upacara berlangsung dengan tertib dan penuh khidmat, dihadiri oleh Camat Cipeundeuy, Kepala Desa, Badan Permusyawaratan Desa (BPD), tokoh masyarakat, kader, Karang Taruna, serta seluruh lapisan masyarakat.
Pada malam harinya, pukul 19.00 WIB, digelar acara tasyakuran dan doa bersama sebagai ungkapan rasa syukur atas perjalanan panjang Desa Nanggeleng. Suasana semakin bermakna dengan adanya tausiyah atau pencerahan dalam rangka tasyakuran yang disampaikan oleh Ahmad Luthfi Asya’roni dari Sukabumi, yang memberikan pesan-pesan spiritual dan motivasi kepada masyarakat.
Kepala Desa Nanggeleng, Oteng Sutrisna, S.Pd., dalam sambutannya menyampaikan rasa terima kasih yang mendalam kepada seluruh warga atas partisipasi dan kebersamaan dalam menyukseskan acara Milangkala ini.
“Milangkala ke-326 ini bukan sekadar perayaan, tetapi momentum untuk mempererat tali silaturahmi, menjaga warisan budaya, serta meningkatkan semangat gotong royong demi kemajuan Desa Nanggeleng ke depan,” ujarnya.
Ia juga berharap agar semangat kebersamaan yang telah terjalin dapat terus dipertahankan dan ditingkatkan dalam berbagai aspek pembangunan desa.
Sementara itu, perwakilan tokoh masyarakat turut menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan ini dengan baik dan meriah. Mereka menilai bahwa peringatan Milangkala menjadi sarana penting dalam memperkuat identitas dan kebanggaan warga terhadap desanya.
Sepanjang rangkaian acara dari hari pertama hingga puncak kegiatan, masyarakat Desa Nanggeleng menunjukkan antusiasme yang luar biasa. Kehadiran warga dari berbagai kalangan mencerminkan rasa memiliki dan kecintaan terhadap desa yang telah berdiri selama lebih dari tiga abad ini.
Dengan semangat kebersamaan, Milangkala ke-326 Desa Nanggeleng tidak hanya menjadi ajang perayaan, tetapi juga menjadi refleksi perjalanan sejarah serta harapan untuk masa depan desa yang lebih maju, sejahtera, dan berbudaya.
Budi jabrig











