
Masyarakat Diminta Cerdas Menentukan Pilihan Jelang Pilkades 2027
Asep Miftah Sopian: Jangan Hanya Karena Uang, Pilih Pemimpin yang Memiliki SDM dan Kepedulian terhadap Warga
Bandung Barat — Menjelang pelaksanaan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) tahun 2027 mendatang, masyarakat diharapkan mulai memahami pentingnya memilih pemimpin desa yang memiliki kemampuan, integritas, serta kualitas sumber daya manusia (SDM) yang baik demi kemajuan desa dan kesejahteraan masyarakat.
Hal tersebut disampaikan Anggota DPRD Kabupaten Bandung Barat, Asep Miftah Sopian, S.Ag, dalam kegiatan Pengawasan Penyelenggaraan Pemerintah Daerah Tahun Anggaran 2026 yang dilaksanakan di Sekretariat DPC Partai Golkar, Jalan Cibatu, Cilame, Kecamatan Ngamprah, Kabupaten Bandung Barat.
Dalam sambutannya, Asep Miftah Sopian menegaskan bahwa masyarakat jangan mudah tergiur oleh praktik politik uang menjelang pesta demokrasi desa. Menurutnya, memilih kepala desa tidak boleh hanya berdasarkan pemberian uang atau kepentingan sesaat, melainkan harus melihat kapasitas dan kemampuan calon dalam memimpin serta membangun desa.
“Menjelang Pilkades 2027 nanti, masyarakat harus benar-benar cerdas dalam menentukan pilihan. Jangan hanya menerima uang dari calon kepala desa, tetapi harus memahami siapa calon yang memiliki SDM yang mampu memimpin warga, memiliki kepedulian, dan punya visi membangun desa lebih maju,” ujar Asep Miftah Sopian di hadapan peserta kegiatan.
Ia juga menilai bahwa peran kepala desa sangat penting karena menjadi ujung tombak pelayanan masyarakat di tingkat pemerintahan paling bawah. Oleh sebab itu, masyarakat harus ikut bertanggung jawab dalam menentukan pemimpin terbaik demi kemajuan daerahnya masing-masing.
Menurutnya, kepala desa yang baik harus mampu menjalankan pemerintahan secara transparan, memperhatikan kebutuhan masyarakat, serta mampu menciptakan pembangunan yang merata dan berkelanjutan.
“Kepala desa itu bukan hanya jabatan, tetapi amanah besar untuk melayani masyarakat. Maka jangan sampai masyarakat salah memilih hanya karena iming-iming sesaat. Pilihlah pemimpin yang benar-benar memiliki kemampuan dan niat membangun desa,” tambahnya.
Kegiatan pengawasan penyelenggaraan pemerintah daerah tersebut juga menjadi momentum untuk memberikan edukasi politik kepada masyarakat agar lebih dewasa dalam menyikapi pesta demokrasi, khususnya di tingkat desa.
Selain membahas kesiapan menghadapi Pilkades 2027, kegiatan tersebut juga menyoroti pentingnya pengawasan terhadap jalannya pemerintahan daerah agar penggunaan anggaran dapat berjalan sesuai aturan dan benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.
Acara yang berlangsung di Sekretariat DPC Golkar tersebut dihadiri oleh berbagai unsur masyarakat, tokoh pemuda, kader partai, serta sejumlah tamu undangan lainnya. Suasana diskusi berlangsung hangat dan penuh antusiasme, terutama ketika membahas pentingnya membangun kesadaran politik masyarakat agar tidak mudah terpengaruh praktik politik uang.
Dalam kesempatan itu, Asep Miftah Sopian juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga demokrasi yang sehat, jujur, dan bermartabat di Kabupaten Bandung Barat.
“Kita ingin Pilkades 2027 berjalan damai, jujur, dan menghasilkan pemimpin desa yang benar-benar mampu membawa perubahan positif bagi masyarakat. Karena masa depan desa ada di tangan masyarakat sendiri,” pungkasnya.
Dengan adanya kegiatan tersebut, diharapkan masyarakat Kabupaten Bandung Barat semakin sadar akan pentingnya memilih pemimpin berdasarkan kualitas, rekam jejak, dan kemampuan memimpin, bukan semata-mata karena faktor materi atau kepentingan sesaat.
Budi jabrig











