
Bandung Barat – 17 juli 2026-bjneswmedia.com--Anggota DPRD Kabupaten Bandung Barat dari Fraksi Partai Demokrat, Dr. H. Imam Tunggara, M.Pd., melaksanakan kegiatan Pengawasan Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah dengan fokus pada pengawasan sektor kesehatan, khususnya upaya percepatan penanganan stunting. Kegiatan tersebut berlangsung di Desa Cangkorah, Kecamatan Batujajar, Kabupaten Bandung Barat, dan dihadiri oleh Anggota DPRD Dr. H. Imam Tunggara, M.Pd., perwakilan Pemerintah Desa Cangkorah yang diwakili oleh Kepala Seksi Kesejahteraan Rakyat (Kasi Kesra), kader PKK, Ketua RT, Ketua RW, tokoh masyarakat, serta warga setempat.
Kegiatan ini menjadi forum dialog antara wakil rakyat, pemerintah desa, dan masyarakat untuk memperkuat pengawasan terhadap pelaksanaan program kesehatan sekaligus menyerap aspirasi terkait penanganan stunting yang masih menjadi salah satu prioritas pembangunan nasional dan daerah.
Dalam pemaparannya, Dr. H. Imam Tunggara menjelaskan bahwa pengawasan DPRD tidak hanya memastikan penggunaan anggaran berjalan sesuai ketentuan, tetapi juga memastikan setiap program pemerintah benar-benar memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Menurutnya, stunting merupakan persoalan yang harus ditangani secara serius karena dampaknya tidak hanya terlihat pada pertumbuhan fisik anak, tetapi juga memengaruhi perkembangan otak, kemampuan belajar, kesehatan, hingga produktivitas ketika dewasa.
"Penanganan stunting bukan hanya tanggung jawab tenaga kesehatan atau pemerintah semata. Ini merupakan tanggung jawab bersama. DPRD hadir untuk memastikan kebijakan dan anggaran yang telah disusun benar-benar terlaksana dengan baik serta memberikan manfaat bagi masyarakat. Pengawasan menjadi bagian penting agar setiap program berjalan efektif, transparan, dan tepat sasaran," ujar Dr. H. Imam Tunggara, M.Pd.
Ia menambahkan bahwa pencegahan stunting harus dimulai sejak masa kehamilan melalui pemenuhan gizi ibu hamil, pemeriksaan kesehatan secara rutin, pemberian ASI eksklusif selama enam bulan, pemberian makanan pendamping ASI yang bergizi, pemantauan pertumbuhan balita di Posyandu, serta perbaikan sanitasi dan pola hidup bersih dan sehat.
"Anak-anak yang tumbuh sehat hari ini akan menjadi generasi penerus yang menentukan masa depan daerah dan bangsa. Karena itu, investasi terbaik adalah memastikan mereka memperoleh gizi yang cukup, pelayanan kesehatan yang baik, dan lingkungan yang sehat sejak dini," tambahnya.
Dr. Imam Tunggara juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus mendukung program pemerintah dalam percepatan penurunan angka stunting melalui keterlibatan aktif keluarga, kader PKK, Posyandu, serta pemerintah desa.
Sementara itu, Kepala Seksi Kesejahteraan Rakyat (Kasi Kesra) Desa Cangkorah Reo Baskoro yang mewakili Kepala Desa, menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan kegiatan pengawasan tersebut. Menurutnya, kehadiran anggota DPRD menjadi motivasi bagi pemerintah desa untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat, khususnya di bidang kesehatan.
"Kami menyampaikan terima kasih kepada Bapak Dr. H. Imam Tunggara yang telah hadir dan memberikan perhatian terhadap penanganan stunting di Desa Cangkorah. Pemerintah desa bersama kader PKK, Posyandu, dan tenaga kesehatan terus berupaya melakukan edukasi kepada masyarakat mengenai pentingnya gizi seimbang, pemeriksaan ibu hamil, pemantauan tumbuh kembang balita, serta menjaga kebersihan lingkungan. Kami berharap sinergi dengan DPRD dan pemerintah daerah terus diperkuat agar program-program kesehatan dapat berjalan lebih optimal," ungkap Kasi Kesra.
Dalam sesi dialog, masyarakat memanfaatkan kesempatan tersebut untuk menyampaikan berbagai masukan, mulai dari peningkatan layanan Posyandu, kebutuhan edukasi gizi keluarga, perhatian terhadap ibu hamil dan balita, hingga pentingnya dukungan anggaran bagi program kesehatan di tingkat desa.
Kader PKK yang hadir juga menyatakan komitmennya untuk terus menjadi mitra pemerintah dalam memberikan penyuluhan.
Peliput Budi
Editor Emi Dewi















