
Gotong Royong Warga Padalarang Bersihkan Tumpukan Sampah di Saluran Air
Bandung Barat, 4 Mei 2026 — Pemerintah Desa Padalarang bersama warga setempat menggelar kegiatan gotong royong untuk membersihkan tumpukan sampah yang menyumbat saluran pembuangan air di wilayah Padalarang, Kabupaten Bandung Barat, pada Senin (4/5). Kegiatan ini dilakukan sebagai upaya mengatasi permasalahan lingkungan yang kian mengkhawatirkan akibat penumpukan sampah di aliran air.
Aksi bersih-bersih ini dipusatkan di lokasi gorong-gorong yang tersumbat sampah di Jalan Perumahan PPI Padalarang RT 04 RW 02, Desa Padalarang. Kondisi saluran yang tersumbat menyebabkan aliran air tidak lancar dan berpotensi menimbulkan genangan, terutama saat hujan turun.
Kegiatan ini melibatkan berbagai elemen masyarakat, mulai dari aparat desa, tokoh masyarakat, hingga warga sekitar yang secara sukarela turun langsung ke lokasi. Mereka membersihkan sampah yang menumpuk di sepanjang saluran air yang diketahui bermuara dari kawasan Pasar Padalarang.
Pemdes Padalarang, Ondi, menjelaskan bahwa kondisi saluran air saat ini sangat memprihatinkan. Menurutnya, banyaknya sampah yang menyumbat aliran disebabkan oleh kebiasaan sebagian masyarakat yang masih membuang sampah sembarangan, terutama ke aliran sungai dan drainase.
“Saluran ini berasal dari Pasar Padalarang, sehingga volume sampah yang masuk cukup tinggi. Kami melihat masih banyak warga yang belum memiliki kesadaran untuk membuang sampah pada tempatnya,” ujar Ondi di sela kegiatan.
Ia menambahkan, jika kondisi ini terus dibiarkan, tidak hanya mencemari lingkungan, tetapi juga berpotensi menyebabkan banjir serta menimbulkan berbagai penyakit. Oleh karena itu, kegiatan gotong royong ini diharapkan menjadi momentum untuk meningkatkan kepedulian masyarakat terhadap kebersihan lingkungan.
Dalam kegiatan tersebut, terlihat warga bahu-membahu mengangkat berbagai jenis sampah, mulai dari plastik, limbah rumah tangga, hingga material lain yang menyumbat aliran air. Beberapa petugas juga menggunakan alat bantu seperti cangkul dan jaring untuk mempercepat proses pembersihan.
Selain aksi langsung di lapangan, pemerintah desa juga berencana melakukan edukasi berkelanjutan kepada masyarakat terkait pengelolaan sampah yang baik dan benar. Program ini mencakup sosialisasi pentingnya memilah sampah, membuang sampah pada tempatnya, serta menjaga kebersihan saluran air.
Ondi menegaskan pentingnya peran bersama dalam menjaga kebersihan. “Kami berharap ada kesadaran dari seluruh warga untuk tidak lagi membuang sampah ke saluran air. Kebersihan lingkungan adalah tanggung jawab kita bersama,” tegasnya.
Warga yang turut serta dalam kegiatan ini mengaku senang dapat berkontribusi langsung dalam menjaga lingkungan. Mereka juga berharap kegiatan serupa dapat dilakukan secara rutin agar kondisi saluran air tetap terjaga dan tidak kembali tersumbat.
Dengan adanya kegiatan gotong royong ini, diharapkan saluran pembuangan air di wilayah Padalarang dapat kembali berfungsi dengan baik, mengurangi risiko banjir, serta menciptakan lingkungan yang lebih sehat, bersih, dan nyaman bagi seluruh masyarakat.
Budi jabrig











