HALAL BIHALAL CHEF INDONESIA DI YAYASAN AZURA BERKAH REZEKI PERKUAT SILATURAHMI DAN KOMITMEN UNTUK ANAK BANGSA
Batujajar, 27 Maret 2026 — Masih dalam suasana hangat Idul Fitri 1447 Hijriah, Yayasan Azura Berkah Rezeki menggelar kegiatan Halal Bihalal yang berlangsung penuh keakraban dan kebersamaan. Acara ini diselenggarakan di SPPG Pangauban, Batujajar, Kabupaten Bandung Barat, dan menjadi momentum penting dalam mempererat tali silaturahmi antar pengurus, mitra, serta berbagai pihak terkait.
Kegiatan tersebut dihadiri langsung oleh Hendrik Irawan selaku mitra sekaligus Kepala SPPG Pangauban Batujajar, jajaran pengurus yayasan, para tamu undangan, serta sejumlah awak media yang turut meliput jalannya acara. Suasana penuh kekeluargaan tampak terasa sejak awal hingga akhir kegiatan.
Dalam kesempatan wawancara bersama media, Hendrik menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih kepada insan pers yang telah hadir dan terus menjalin hubungan baik melalui silaturahmi. Ia menegaskan bahwa pertemuan seperti ini menjadi sarana penting untuk memperkuat komunikasi dan sinergi.
Menanggapi pertanyaan awak media terkait pernyataan dirinya yang sempat viral, Hendrik dengan terbuka menyampaikan permohonan maaf kepada Prabowo Subianto atas ucapan yang beredar di publik. Ia menjelaskan bahwa kejadian tersebut terjadi dalam suasana libur dan tidak memiliki maksud untuk merendahkan atau mencari sensasi di media.
“Video tersebut kemungkinan dipotong atau disebarluaskan tanpa konteks yang utuh, sehingga menimbulkan kesalahpahaman,” ujar Hendrik. Ia berharap klarifikasi ini dapat meluruskan persepsi yang berkembang di masyarakat.
Lebih lanjut, Hendrik menegaskan komitmennya dalam mendukung program pemerintah, khususnya yang berkaitan dengan penyediaan makanan bergizi bagi anak-anak sekolah. Dengan pengalaman lebih dari 19 tahun di dunia kuliner, dirinya bersama tim chef bertekad menghadirkan menu berkualitas tinggi dengan harga terjangkau.
“Kami ingin menghadirkan menu seharga Rp10.000 bahkan bisa ditekan menjadi Rp8.000, namun tetap memiliki kualitas dan cita rasa setara hotel bintang lima,” jelasnya. Ia menambahkan bahwa para chef yang tergabung memiliki visi yang sama, yakni memberikan yang terbaik bagi generasi muda Indonesia.
Menurut Hendrik, kualitas makanan menjadi hal utama agar tidak menimbulkan keluhan dari masyarakat. Ia menekankan bahwa setiap menu yang disajikan harus sesuai dengan standar rasa dan nilai yang diberikan pemerintah.
“Kami bukan mencari keuntungan semata, tetapi ingin memberikan yang terbaik untuk anak-anak. Mereka adalah garda terdepan masa depan bangsa,” tegasnya di akhir wawancara.
Dalam kesempatan tersebut, juga disampaikan harapan besar terhadap peran asosiasi chef MGB se-Indonesia agar terus aktif berpartisipasi dan memperluas jaringan kerja sama. Hendrik menekankan pentingnya menghadirkan individu-individu yang memiliki integritas, kejujuran, dan dedikasi tinggi dalam mendukung program-program sosial dan kemasyarakatan.
Acara Halal Bihalal ini tidak hanya menjadi ajang silaturahmi, tetapi juga momentum untuk memperkuat komitmen bersama dalam mendukung pembangunan sumber daya manusia Indonesia melalui penyediaan makanan berkualitas bagi generasi penerus bangsa.
Budi jabrig






