
Bandung Barat, 7 Juli 2026 – Satuan Kerja (Satker) Bimbingan Masyarakat (Bimas) Islam Kantor Kementerian Agama Kabupaten Bandung Barat menyelenggarakan kegiatan Pembinaan Aparatur Sipil Negara (ASN) yang diikuti oleh seluruh pegawai dan jajaran Kantor Urusan Agama (KUA) se-Kabupaten Bandung Barat. Kegiatan berlangsung pada Selasa (7/7/2026) di Gedung HBS Cimareme, Kabupaten Bandung Barat.
Kegiatan pembinaan ini dihadiri langsung oleh Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Bandung Barat, Hj. Baiq Raehanun Ratnasari, yang memberikan arahan sekaligus penguatan kepada seluruh ASN agar terus meningkatkan integritas, disiplin, profesionalisme, dan kualitas pelayanan kepada masyarakat.
Dalam sambutannya, Hj. Baiq Raehanun Ratnasari menegaskan bahwa ASN Kementerian Agama memiliki tanggung jawab besar sebagai pelayan publik sekaligus representasi negara dalam memberikan pelayanan keagamaan. Oleh karena itu, setiap aparatur dituntut untuk menjaga komitmen terhadap nilai-nilai dasar ASN yang berorientasi pada pelayanan, akuntabel, kompeten, harmonis, loyal, adaptif, dan kolaboratif.
Menurutnya, tantangan pelayanan publik saat ini semakin kompleks seiring dengan meningkatnya harapan masyarakat terhadap kualitas layanan pemerintah. Karena itu, seluruh ASN harus mampu beradaptasi dengan perkembangan zaman, termasuk memanfaatkan teknologi informasi untuk memberikan pelayanan yang cepat, mudah, transparan, dan akuntabel.
"Kementerian Agama harus terus menjadi institusi yang menghadirkan pelayanan terbaik bagi masyarakat. Setiap ASN harus bekerja dengan penuh tanggung jawab, menjunjung tinggi integritas, menjaga disiplin, serta memberikan pelayanan yang ramah, profesional, dan bebas dari praktik-praktik yang bertentangan dengan peraturan," ujarnya.
Ia juga mengingatkan bahwa keberhasilan organisasi tidak hanya ditentukan oleh kemampuan individu, tetapi juga oleh kekompakan dan sinergi seluruh pegawai. Oleh sebab itu, budaya kerja yang saling mendukung, komunikasi yang baik, dan semangat kolaborasi harus terus dibangun di lingkungan Kementerian Agama Kabupaten Bandung Barat.
Selain penguatan integritas, pembinaan ASN juga menjadi momentum untuk meningkatkan kapasitas sumber daya manusia dalam menghadapi dinamika pelayanan masyarakat, khususnya pada bidang bimbingan masyarakat Islam. Para peserta mendapatkan penguatan mengenai etika pelayanan publik, kedisiplinan, tanggung jawab sebagai aparatur negara, serta pentingnya menjaga kepercayaan masyarakat terhadap institusi Kementerian Agama.
Peserta kegiatan terdiri atas Kepala Kantor Urusan Agama (KUA), penghulu, penyuluh agama Islam, pelaksana, serta ASN pada lingkungan Satker Bimas Islam dan KUA se-Kabupaten Bandung Barat. Seluruh peserta mengikuti kegiatan dengan antusias sebagai bagian dari upaya meningkatkan kompetensi dan kualitas pelayanan kepada masyarakat.
Pembinaan ASN ini juga menjadi sarana evaluasi sekaligus penyamaan persepsi dalam pelaksanaan program-program Kementerian Agama agar berjalan sesuai dengan ketentuan, sasaran, dan kebutuhan masyarakat. Melalui kegiatan ini diharapkan seluruh ASN mampu memperkuat komitmen terhadap tata kelola pemerintahan yang baik (good governance), meningkatkan disiplin kerja, serta menghadirkan pelayanan publik yang semakin berkualitas.
Kegiatan berlangsung dengan tertib, penuh semangat, dan interaktif. Para peserta mengikuti seluruh rangkaian pembinaan hingga selesai sebagai bentuk komitmen bersama untuk terus meningkatkan profesionalisme dalam menjalankan tugas dan fungsi masing-masing.
Melalui pembinaan ini, Kantor Kementerian Agama Kabupaten Bandung Barat menegaskan komitmennya untuk terus membangun aparatur yang berintegritas, kompeten, serta mampu memberikan pelayanan keagamaan yang prima kepada masyarakat. Diharapkan hasil pembinaan ini dapat diimplementasikan dalam pelaksanaan tugas sehari-hari sehingga kehadiran ASN Kementerian Agama benar-benar memberikan manfaat nyata, mempe
Peliput Budi
Editor Emi Dewi
















