Pusdikkav Padalarang Gelar Program Akta Kelahiran Gratis, Bantu Warga Kurang Mampu hingga Yatim Piatu
Padalarang, 20 Mei 2026 — Kepedulian terhadap masyarakat kembali ditunjukkan oleh Pusat Pendidikan Kavaleri (Pusdikkav) melalui program pembuatan akta kelahiran gratis bagi warga sekitar Padalarang, khususnya masyarakat kurang mampu. Kegiatan sosial ini berlangsung di wilayah Desa Jayamekar dan Desa Padalarang, Kecamatan Padalarang, Kabupaten Bandung Barat, Rabu (20/05/2026).
Program tersebut merupakan bagian dari bentuk pengabdian TNI kepada masyarakat yang telah berjalan selama dua tahun terakhir. Selama pelaksanaannya, ribuan warga telah merasakan manfaat langsung dari program administrasi kependudukan tersebut.
Di sela kegiatan, Kapt Kav Harmatari Fadillah selaku Pasipam Pusdikkav Padalarang mengatakan bahwa program akta kelahiran gratis ini merupakan salah satu bentuk kepedulian TNI AD terhadap masyarakat, terutama bagi warga yang selama ini mengalami kesulitan dalam mengurus dokumen kependudukan.
“Program ini sudah berjalan selama dua tahun. Hingga saat ini total sebanyak 2.870 akta kelahiran telah diterbitkan untuk masyarakat di wilayah Jayamekar dan Padalarang, Kabupaten Bandung Barat. Sasaran utama kami adalah warga kurang mampu, yatim piatu, anak-anak pondok pesantren, serta masyarakat yang membutuhkan bantuan administrasi,” ujar Kapt Kav Harmatari Fadillah.
Ia menjelaskan, kegiatan yang dilaksanakan pada Rabu (20/05/2026) tersebut merupakan program langsung .
“Bapak KASAD memerintahkan kepada jajaran Satuan di Angkatan Darat di antaranya Satuan Kavaleri, untuk memberikan pelayanan dan bantuan kepada masyarakat. Untuk program akta kelahiran ini kami memprioritaskan desa binaan yang berada di sekitar satuan, sehingga kami memilih Desa Padalarang sebagai lokasi kegiatan,” jelasnya.
Pada kegiatan kali ini, tercatat sebanyak 280 pemohon mengikuti proses pembuatan akta kelahiran gratis. Meski estimasi proses administrasi memerlukan waktu sekitar dua minggu, secara teknis dokumen sebenarnya dapat selesai lebih cepat apabila seluruh persyaratan administrasi terpenuhi.
“Secara teknis sebenarnya sehari juga bisa selesai, namun untuk mekanisme administrasi tetap kami sesuaikan dengan proses keseluruhan agar tertib dan sesuai aturan,” tambahnya.
Kapt Kav Harmatari berharap program sosial tersebut dapat memberikan manfaat besar bagi masyarakat, mengingat akta kelahiran merupakan dokumen penting yang dibutuhkan dalam berbagai keperluan administrasi kehidupan.
“Akta kelahiran sangat penting, baik untuk masuk sekolah, melanjutkan pendidikan, melamar pekerjaan, bahkan untuk persyaratan masuk TNI. Selain itu, orang tua yang akan melaksanakan ibadah haji juga memerlukan dokumen kependudukan yang lengkap. Mudah-mudahan dengan adanya program ini masyarakat merasa terbantu,” ungkapnya.
Sementara itu, Kepala Desa Padalarang, Karom S.Pd.I, menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada Pusdikkav Padalarang atas terselenggaranya program pembuatan akta kelahiran gratis tersebut. Menurutnya, kegiatan ini sangat membantu masyarakat, terutama warga yang memiliki keterbatasan ekonomi.
“Kami dari Pemerintah Desa Padalarang sangat mengapresiasi program sosial dari Pusdikkav Padalarang ini. Program pembuatan akta kelahiran gratis sangat membantu masyarakat kami, khususnya warga kurang mampu yang selama ini terkendala biaya maupun proses administrasi,” ujar Karom S.Pd.I.
Ia berharap kerja sama antara pemerintah desa dan Pusdikkav dapat terus terjalin demi membantu kebutuhan masyarakat di berbagai bidang sosial dan pelayanan publik.
“Kami berharap kegiatan seperti ini terus berlanjut karena manfaatnya benar-benar dirasakan langsung oleh warga. Kehadiran TNI di tengah masyarakat menjadi bukti nyata kepedulian terhadap kebutuhan rakyat,” tambahnya.
Program akta kelahiran gratis tersebut disambut antusias warga. Sejak pagi hari masyarakat tampak mendatangi lokasi pelayanan dengan membawa berbagai persyaratan administrasi yang telah ditentukan. Banyak warga mengaku merasa terbantu karena proses pengurusan menjadi lebih mudah dan tanpa biaya.
Melalui kegiatan ini, Pusat Pendidikan Kavaleri (Pusdikkav) kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung kesejahteraan masyarakat sekaligus membantu pemerintah dalam meningkatkan tertib administrasi kependudukan di wilayah Kabupaten Bandung Barat.
Budi jabrig












