
Bandung Barat – bjnews media.com-Suasana haru dan penuh kebahagiaan menyelimuti keluarga jemaah haji asal Kabupaten Bandung Barat saat menyambut kepulangan para tamu Allah yang telah menunaikan rangkaian ibadah haji di Tanah Suci. Sebanyak 91 jemaah haji yang tergabung dalam Kloter 29 tiba kembali di Kabupaten Bandung Barat pada Senin (22/6/2026) dan disambut oleh keluarga serta kerabat di Masjid As Siddiq.
Kepulangan para jemaah menjadi momen yang sangat dinantikan setelah menjalani perjalanan spiritual yang panjang di Kota Suci Makkah dan Madinah. Sejak pagi hari, ratusan anggota keluarga tampak memadati area penyambutan untuk menyaksikan langsung kedatangan sanak saudara mereka yang telah menyelesaikan rukun Islam kelima tersebut.
Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Bandung Barat, H. Enjah Sugiarto, S.E., menjelaskan bahwa total jemaah haji asal Kabupaten Bandung Barat yang tergabung dalam Kloter 29 berjumlah 94 orang.
"Dari jumlah tersebut, sebanyak 91 jemaah telah kembali ke Kabupaten Bandung Barat dalam keadaan sehat dan selamat. Sementara dua orang jemaah telah lebih dahulu pulang bersama kloter sebelumnya, dan satu jemaah lainnya masih menjalani perawatan medis di Rumah Sakit Al Salam, Madinah," ujar Enjah saat memberikan keterangan kepada awak media.
Menurutnya, jemaah yang masih berada di Arab Saudi mengalami gangguan kesehatan pada sistem pernapasan sehingga harus mendapatkan penanganan intensif dari tim medis setempat. Meski demikian, perkembangan kondisi kesehatannya terus menunjukkan perbaikan yang signifikan.
"Alhamdulillah kondisi jemaah yang masih dirawat terus membaik. Ventilator yang sebelumnya digunakan sudah dilepas dan saat ini beliau masih mendapatkan bantuan oksigen. Kami terus berkoordinasi dengan petugas kesehatan di Arab Saudi dan berharap beliau segera pulih sehingga dapat kembali ke Indonesia dalam waktu dekat," jelasnya.
Enjah juga menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Bandung Barat atas dukungan dan sinergi yang diberikan selama proses penyelenggaraan ibadah haji tahun 1448 Hijriah atau 2026 Masehi.
Menurutnya, keberhasilan pelaksanaan ibadah haji tidak terlepas dari kerja sama yang baik antara pemerintah daerah, petugas penyelenggara haji, tenaga kesehatan, serta berbagai pihak yang terlibat dalam pelayanan kepada jemaah sejak proses pemberangkatan hingga kepulangan.
"Kami menyampaikan terima kasih kepada Bupati Bandung Barat, Wakil Bupati, Sekretaris Daerah, para Asisten Daerah, serta seluruh jajaran Pemerintah Kabupaten Bandung Barat yang telah memberikan dukungan penuh kepada para jemaah. Sinergi yang terjalin sangat membantu kelancaran pelayanan sehingga pelaksanaan ibadah haji tahun ini dapat berjalan dengan aman, tertib, dan lancar," katanya.
Lebih lanjut, pihak Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Bandung Barat memperkirakan jumlah calon jemaah haji pada tahun 2027 akan mengalami peningkatan yang cukup signifikan dibandingkan tahun sebelumnya.
Berdasarkan data sementara, jumlah calon jemaah haji asal Kabupaten Bandung Barat yang diperkirakan berangkat pada musim haji mendatang mencapai sekitar 384 orang. Angka tersebut menunjukkan adanya peningkatan minat masyarakat untuk menunaikan ibadah haji setelah masa tunggu keberangkatan terus mengalami penyesuaian.
"Kami melihat adanya peningkatan jumlah calon jemaah haji untuk tahun depan. Hal ini menjadi tantangan sekaligus motivasi bagi kami untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan agar para jemaah dapat melaksanakan ibadah dengan nyaman dan khusyuk," ungkap Enjah.
Sementara itu, Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Kabupaten Bandung Barat, Asep Nirwan, mengajak seluruh jemaah yang telah kembali ke tanah air untuk menjaga nilai-nilai kemabruran haji dalam kehidupan sehari-hari.
Menurutnya, predikat haji mabrur bukan hanya ditunjukkan melalui pelaksanaan ibadah di Tanah Suci, tetapi juga melalui perubahan perilaku yang membawa manfaat bagi keluarga, lingkungan, dan masyarakat luas.
Peliput Emi Dewi
Editor Emi

















