
Bandung Barat, 8 Juli 2026 – Komandan Korem (Danrem) 062/Tarumanagara, Kolonel Inf. Dadi Sutandi, S.E., M.M., melaksanakan kunjungan kerja ke Koperasi Desa Merah Putih Pasir Halang yang berlokasi di Desa Pasir Halang, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat, Selasa (8/7/2026). Kunjungan tersebut merupakan bagian dari komitmen TNI Angkatan Darat dalam mendukung penguatan ekonomi kerakyatan melalui pemberdayaan koperasi di tingkat desa.
Dalam kegiatan tersebut, Danrem didampingi Komandan Kodim (Dandim) 0609/Cimahi Letkol Inf. Ratno, S.H., M.I.P., Danramil setempat, para perwira staf Korem 062/Tarumanagara, serta jajaran Kodim 0609/Cimahi.
Kehadiran Danrem disambut hangat oleh Kepala Desa Pasir Halang, perangkat desa, pengurus Koperasi Desa Merah Putih, tokoh masyarakat, serta warga yang turut mengikuti kegiatan peninjauan dan dialog bersama.
Pada kesempatan itu, Kolonel Inf. Dadi Sutandi meninjau secara langsung fasilitas dan aktivitas koperasi, mulai dari pengelolaan usaha, administrasi, hingga berbagai program pemberdayaan ekonomi yang sedang dikembangkan. Ia juga berdialog dengan para pengurus koperasi untuk mendengarkan secara langsung berbagai capaian, kendala, serta peluang pengembangan usaha yang dapat memberikan manfaat lebih besar bagi masyarakat.
Danrem menegaskan bahwa keberadaan Koperasi Desa Merah Putih harus mampu menjadi wadah ekonomi yang sehat, profesional, dan memberikan dampak nyata terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat.
"Koperasi Desa Merah Putih harus benar-benar berjalan dengan baik dan manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat. Pengelolaan koperasi harus dilakukan secara profesional, transparan, dan penuh tanggung jawab. Dengan demikian, koperasi akan tumbuh menjadi lembaga ekonomi yang kuat, mandiri, dan mampu meningkatkan kesejahteraan warga," ujar Kolonel Inf. Dadi Sutandi.
Ia menambahkan bahwa TNI akan terus bersinergi dengan pemerintah daerah, pemerintah desa, serta seluruh elemen masyarakat dalam mendukung berbagai program pembangunan nasional, termasuk penguatan sektor ekonomi berbasis masyarakat.
Menurutnya, koperasi memiliki peran strategis sebagai penggerak ekonomi desa, terutama dalam mendukung sektor pertanian, peternakan, usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), perdagangan kebutuhan pokok, hingga program ketahanan pangan yang menjadi salah satu prioritas pemerintah.
"Koperasi bukan hanya tempat berusaha, tetapi juga menjadi sarana memperkuat semangat gotong royong dan kemandirian masyarakat. Oleh karena itu, seluruh anggota harus memiliki rasa memiliki sehingga koperasi dapat berkembang secara berkelanjutan," tambahnya.
Selain memberikan motivasi kepada para pengurus, Danrem juga menekankan pentingnya penerapan tata kelola organisasi yang akuntabel, administrasi yang tertib, serta inovasi usaha agar koperasi mampu bersaing dan terus berkembang mengikuti kebutuhan masyarakat.
Pemerintah Desa Pasir Halang menyampaikan apresiasi atas perhatian dan dukungan yang diberikan Korem 062/Tarumanagara terhadap keberadaan Koperasi Desa Merah Putih. Dukungan tersebut dinilai menjadi dorongan positif bagi pengurus koperasi untuk semakin meningkatkan kualitas pelayanan dan memperluas manfaat ekonomi bagi masyarakat desa.
Kepala Desa Pasir Halang berharap sinergi antara TNI, pemerintah desa, dan masyarakat dapat terus terjalin sehingga berbagai program pemberdayaan ekonomi berjalan optimal serta mampu memperkuat ketahanan pangan dan meningkatkan pendapatan warga.
Kunjungan kerja tersebut juga menjadi momentum untuk mempererat hubungan antara TNI dengan masyarakat sekaligus memastikan berbagai program pemberdayaan di tingkat desa dapat berjalan secara efektif, berkesinambungan, dan memberikan manfaat nyata.
Dengan dukungan seluruh pemangku kepentingan, Koperasi Desa Merah Putih Pasir Halang diharapkan mampu berkembang menjadi koperasi percontohan di wilayah Kabupaten Bandung Barat maupun di lingkungan Korem 062/Tarumanagara, sekaligus menjadi
Peliput Budi
Editor Emi Dewi

















