
Bandung Barat, 25 Juni 2026 – Semangat berbagi dan kepedulian sosial kembali ditunjukkan oleh Majelis Tauhid Anwarul Ulum bersama Yayasan Dompet Peduli Percikan Hati (DPPH) melalui kegiatan santunan kepada 41 anak yatim yang dilaksanakan pada Kamis (25/6/2026), bertepatan dengan 10 Muharam 1448 Hijriah.
Kegiatan yang berlangsung di lingkungan Majelis Tauhid Anwarul Ulum, Sindangsari RT 01 RW 06, Desa Cimareme, Kecamatan Ngamprah, Kabupaten Bandung Barat tersebut berlangsung khidmat dan penuh kehangatan. Acara dihadiri para pengurus majelis, jamaah, serta anak-anak yatim yang menerima santunan.
Ketua Majelis Tauhid Anwarul Ulum, KH M. Faisal Yusup, menjelaskan bahwa kegiatan santunan merupakan agenda rutin yang terus dilaksanakan sebagai bentuk kepedulian terhadap sesama, khususnya anak-anak yatim yang membutuhkan perhatian dan dukungan dari masyarakat.
"Kegiatan santunan ini bukan hanya dilaksanakan pada 10 Muharam saja. Dalam satu tahun, Majelis Tauhid Anwarul Ulum menyelenggarakan lima kali kegiatan santunan. Pertama saat peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW, kedua pada 10 Muharam, ketiga menjelang Tahun Baru Masehi, keempat menjelang bulan suci Ramadan, dan kelima menjelang Hari Raya Idulfitri," ujar KH M. Faisal Yusup.
Menurutnya, seluruh bantuan yang disalurkan berasal dari para donatur, masyarakat, serta jamaah Majelis Tauhid Anwarul Ulum yang secara rutin menitipkan sebagian rezekinya untuk membantu mereka yang membutuhkan.
"Kami hanya menjadi perantara amanah dari orang-orang baik yang memiliki kepedulian sosial tinggi. Alhamdulillah, setiap titipan yang diberikan dapat kami salurkan kepada pihak yang benar-benar berhak menerimanya. Mudah-mudahan kegiatan ini menjadi ladang ibadah bagi semua pihak yang terlibat dan Allah SWT membalas setiap kebaikan yang telah diberikan," katanya.
Ia juga mengungkapkan rasa syukur karena seluruh rangkaian acara dapat berjalan dengan lancar, tertib, dan sesuai harapan.
"Alhamdulillah acara santunan hari ini berjalan dengan baik dan penuh keberkahan. Semoga membawa manfaat bagi anak-anak yatim yang menerima dan menjadi motivasi bagi masyarakat untuk terus meningkatkan kepedulian sosial," tambahnya.
Sementara itu, Ketua Yayasan Dompet Peduli Percikan Hati (DPPH), Nana Permana, yang hadir didampingi Om Obing, menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan tersebut.
"Kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada seluruh donatur, jamaah, dan masyarakat yang telah memberikan dukungan sehingga kegiatan santunan ini dapat terlaksana dengan baik. Semoga segala bentuk bantuan yang diberikan menjadi amal kebaikan yang bernilai ibadah," ujar Nana Permana.
Ia berharap kepedulian masyarakat terhadap anak yatim dan kaum dhuafa terus meningkat di masa mendatang sehingga manfaat yang diberikan dapat menjangkau lebih banyak penerima.
"Mudah-mudahan ke depan semakin banyak orang baik yang mempercayakan zakat, infak, dan sedekahnya kepada kami. Insya Allah amanah tersebut akan kami salurkan kepada mereka yang benar-benar membutuhkan dan berhak menerimanya," tambahnya.
Momentum 10 Muharam menjadi pengingat pentingnya menumbuhkan semangat berbagi dan memperkuat solidaritas sosial di tengah masyarakat. Melalui kegiatan santunan ini, Majelis Tauhid Anwarul Ulum dan Yayasan Dompet Peduli Percikan Hati berharap dapat terus menjadi jembatan kebaikan antara para dermawan dan masyarakat yang membutuhkan.
Kegiatan tersebut ditutup dengan doa bersama, penyerahan santunan kepada 41 anak yatim, serta harapan agar nilai-nilai kepedulian, kebersamaan, dan gotong royong terus tumbuh di tengah masyarakat demi terciptanya kehidupan yang lebih harmonis dan penuh keberkahan.
Reporter: Redaksi Budi
Editor Emi Dewi

















